Gosip Liar: Yamaha R15 DOHC Pakai Rangka Teralis dengan Shock USD?

    Gosip Liar: Yamaha R15 DOHC Pakai Rangka Teralis dengan Shock USD?

    SHARE
    Gosip liar Yamaha R15 dengan mesin DOHC, rangka teralis dan shock USD
    Gosip liar Yamaha R15 dengan mesin DOHC, rangka teralis dan shock USD

    MESINBALAP.com – Setelah kemarin kita mendengar slentingan kabar Yamaha R15 DOHC, kini kabar itu disambung lagi. Kabar ini bahkan jauh lebih liar dibanding kabar yang kemarin. Disebut liar karena memang sambungannya liar. Tapi bukan berarti yang bikin kabar itu manusia liar.

    Info Yamaha YZF-R15 menggunakan mesin 150cc DOHC 4-klep memang masih simpang siur. Boleh percaya atau tidak, asal jangan nyebut-nyebut nama aliran sesat. Maklum ilmu penulis itu cuma ilmu kira-kira. Kira-kira begini kira-kira begitu, Nah!! Asal bukan kira-kira ninja yang ada di video game.

    Antara mesin 150cc SOHC dengan 150cc DOHC (apalagi DOHC + RRA “Roller Rocker Arm”) itu tak jauh beda untuk penggunaan harian. Terlebih keduanya sama-sama mengadopsi satu-silinder 4-klep. Soal irit bahan bakar jelas mesin SOHC lebih irit dan minim perawatan tentunya.

    Tapi bukan itu masalahnya, kenapa? Bukan karena masalah performa SOHC vs DOHC. Melainkan karena masalah umur? Maksudnya mesin SOHC 150cc Yamaha itu sudah berumur hampir 10 tahun. Terhitung sejak generasi pertama Yamaha Vixion 2007 hingga pengembangan terbaru saat ini. Bisa dikata masa baktinya sudah hampir satu dekade.

    Yamaha YZF-R15 V2.0
    Yamaha YZF-R15 V2.0

    Agaknya mustahil kalau mesin itu akan terus digunakan sampai tahun 2020. Kan “Perubahan Itu Perlu”, kata iklan rokok. Apalagi sekarang eranya berdarah-darah. Daya beli konsumen menurun karena lesunya perekonomian di dalam negeri. Tapi sekali lagi ini hanya ilmu kira-kira, bukan ilmu aliran sesat, jadi jangan lantas dipercaya!

    RONDE KEDUA: Yamaha R15 DOHC dengan Rangka Teralis dan Shock USD

    Gosip liar inilah yang membuat kasmin sedikit lepas peluru kendali. Yamaha R15 DOHC dikabarkan bakal dijejali rangka teralis. Berarti rangka deltabox bakal ditinggalkan? Info liarnya memang seperti itu, namun benar tidaknya tentu Yamaha jauh lebih tau.

    Rangka teralis disebut-sebut bisa memangkas biaya produksi untuk motor batangan maupun sport fairing. Itu sebabnya hampir semua sport fairing/naked 250cc menggunakan rangka teralis. Jika benar All-New YZF-R15 menggunakan rangka teralis tentu harga jualanya kelak bisa lebih terjangkau.

    Yamaha R25 menggunakan rangka teralis
    Yamaha R25 menggunakan rangka teralis

    Tapi efek utamanya bukan soal terjangkau atau tidak terjangkau. Barangkali ada agenda lain dari Yamaha? Bisa jadi mereka berniat menyematkan suspensi upside-down di R15 kelak? Sebab Xabre sudah menggunakannya terlebih dulu di Indonesia.

    Mungkin ada hubungannya dengan artikel kasmin sebelumnya yang berjudul “Desas-Desus Yamaha R15 Facelift dengan Shock USD dan Bermata Sipit”? Entahlah, benar atau tidaknya kabar ini kita tunggu saja agar tidak tersesat. Yang penting celengannya jangan sampai tersesat. Ngoahahahaha…

    KOMENTAR