Gagal Kembangkan Mesin F1, Honda Lengserkan Arai dari Jabatan Chief Engineer

    Gagal Kembangkan Mesin F1, Honda Lengserkan Arai dari Jabatan Chief Engineer

    SHARE
    Yasuhisa Arai lepas jabatan Executive Chief Engineer di Honda F1
    Yasuhisa Arai lepas jabatan Executive Chief Engineer di Honda F1 (Foto: Skysports)

    MESINBALAP.com – Executive chief engineer Honda F1, Yasuhisa Arai, dipaksa mundur dari jabatannya pada akhir bulan ini. Lengsernya Arai merupakan bagian dari perubahan besar pada departemen balap Honda F1 di musim 2016.

    Honda berjuang keras di musim debutnya tahun lalu sebagai pemasok mesin McLaren. Hasil akhirnya sangat mengecewakan, aliansi McLaren-Honda itu hanya mampu mencetak 27 poin dalam 19 balapan pada musim lalu.

    Mereka bertengger di posisi 9 di klasemen konstruktor, tepat di depan Manor dan di tahun kembalinya pabrikan Jepang itu ke ajang balap Formula One. Sementara Fernando Alonso dikabarkan menghabiskan 12 power unit sepanjang musim 2015.

    Di bawah kepemimpinan Yasuhisa Arai, McLaren-Honda mengalami banyak masalah di area power unit, termasuk soal kehandalan mesin, performa dan kurangnya tenaga (underpowered). Hasil dan proses pengembangan mesin turbo V6 hybrid Honda juga berjalan mengecewakan dibandingkan dengan kompetitornya.

    McLaren-Honda MP4-31 alami kebocoran hidrolik
    McLaren-Honda MP4-31 alami kebocoran hidrolik (Foto: Skysports)

    “Kami tak punya pengalaman dengan sistem yang kompleks, sehingga bisa kau bayangkan tantangannya. Tapi kami banyak belajar dan kami punya keyakinan bisa mengejar (kompetitor)”, ujar Yasuhisa Arai, dilansir dari Autosport.

    Dalam rapat tahunan yang digelar di Tokyo, Honda Motor Co., Ltd telah memutuskan posisi Arai akan digantikan oleh Yusuke Hasegawa sebagai executive chief engineer dan project leader Honda F1 mulai 1 Maret 2016 mendatang.

    Yusuke Hasegawa gantikan posisi Arai
    Yusuke Hasegawa gantikan posisi Arai (Foto: Skysports)

    Arai akan dipindah tugaskan sebagai senior managing officer di departmen Honda R&D sebelum dirinya pensiun. Sementara mantan CEO Honda India, Yoshiyuki Matsumoto, akan mengawasi jalannya project Honda F1 secara keseluruhan mulai 1 April 2016.

    KOMENTAR