Jelang MotoGP Argentina 2016: Ducati Ingin Imbangi Kecepatan Yamaha M1 di Tikungan

    Jelang MotoGP Argentina 2016: Ducati Ingin Imbangi Kecepatan Yamaha M1 di Tikungan

    SHARE
    Andrea Iannone paling kencang di MotoGP Qatar 2016
    Andrea Iannone paling kencang di MotoGP Qatar 2016

    MESINBALAP.com – Dari sekian banyak motor pabrikan, Ducati GP16 menjadi satu-satunya motor yang paling kencang di MotoGP Qatar lalu. Bahkan Honda RC213V dan Yamaha M1 dibuat keteteran di trek lurus Losail.

    Top speed Desmo GP16 benar-benar paling unggul. Di tangan Andrea Iannone saja rekor top speed tembus 351,2 km/jam saat babak free practice GP Qatar. Rekan setimnya yakni Andrea Dovizioso menjadi pembalap terkencang kedua dengan top speed 349,8 km/jam dan Yonny Hernandez yang mencetak 347 km/jam.

    Tak ayal Paolo Ciabatti berani sesumbar soal power Ducati GP16 yang unggul di trek lurus. Grafik di bawah menunjukkan rata-rata motor Ducati memang lebih kencang di era single ECU MotoGP 2016.

    “Kami memulainya dengan baik, itu sangat positif. Di level kesetaraan permainan secara teknis dengan Yamaha dan Honda, kami mampu menunjukkan bahwa kami kuat dan kami tahu kami berharap menjadi kuat. Sudahkah anda melihat power kami di trek lurus?” ucap Paolo Ciabatti selaku Ducati Corse Sporting Director kepada Motorsport.

    Andrea Dovizioso terkencang kedua
    Andrea Dovizioso terkencang kedua

    Sementara itu, Valentino Rossi dengan Yamaha M1 menjadi pembalap terkencang ke-4 dengan top speed mencapai 344,9 km/jam. Justru Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo gak terlalu kencang. Top speed RC213V Marquez tercatat 342,7 km/jam, Pedrosa 341,8 km/jam dan Lorenzo hanya 340,8 km/jam.

    Namun, Ducati mengaku tak yakin untuk seri kedua MotoGP 2016 yang akan dilangsungkan di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, mulai pekan ini. Hanya mereka ingin mengimbangi Yamaha di tikungan.

    Grafik Top Speed di MotoGP Qatar 2016
    Grafik Top Speed di MotoGP Qatar 2016 (Foto: Motorsport)

    “Michelin banyak berubah, kami melihat perbedaannya antara sesi latihan dan balapan, jadi kami tak yakin untuk ronde selanjutnya. Tapi kami punya ide untuk menyempurnakan motor, karena (motor) masih banyak bergerak dalam hal grip ban di tikungan dibandingkan dengan Yamaha”, pungkas Ciabatti.

    Sumber: Motorsport.com

    KOMENTAR