Mengejutkan, Honda Minta Larangan Pengembangan Mesin di MotoGP Dicabut!

    Mengejutkan, Honda Minta Larangan Pengembangan Mesin di MotoGP Dicabut!

    SHARE
    Marc Marquez, MotoGP Le Mans 2016
    Marc Marquez, MotoGP Le Mans 2016 (Foto: Box Repsol)

    MESINBALAP.com – Kabar yang sangat mengejutkan datang dari Honda. HRC meminta larangan pengembangan mesin selama satu musim di MotoGP agar dicabut! Omongan itu disampaikan langsung oleh bos tim Repsol Honda, Livio Suppo, yang meminta keringanan dalam hal pengembangan mesin selama musim balap berjalan.

    Tak hanya itu saja, Honda juga meminta kepada Dorna agar regulasi MotoGP dirubah. Seperti diketahui, tahun ini tim pabrikan macam Honda, Yamaha dan Ducati hanya diizinkan untuk menggunakan 7 mesin selama satu musim.

    Dan tentu saja mereka dilarangan melakukan pengembangan mesin apapun selama musim berjalan. Kecuali tim-tim gurem macam Suzuki dan Aprilia yang memang dikasih kelonggaran untuk mengembangkan mesin dengan sistem konsesi.

    Baik Suzuki maupun Aprilia mendapat jatah 9 mesin per musim dengan pengembangan tak terbatas, serta bebas melakukan pengujian kapan saja. Sedangkan Honda, Yamaha dan Ducati hanya mendapat jatah 5 hari pengujian.

    “Saat ini tidak tersedia cukup banyak hari pengujian. Kami memperkenalkan mesin baru tahun ini, tapi kami tidak punya cukup waktu untuk mengetesnya. Pada dasarnya kami memilih mesin tersebut di Jerez pada bulan November lalu”, ujar Suppo kepada Motorcyclenews (MCN).

    Dani Pedrosa, MotoGP Le Mans 2016
    Dani Pedrosa, MotoGP Le Mans 2016 (Foto: Box Repsol)

    Sebenarnya masalah terbesar Honda karena sistem Kruk As Terbalik (Reverse-Rotating Crankshaft) yang mulai tahun ini diaplikasikan di mesin baru RC213V. Honda adalah pabrikan terakhir di MotoGP yang mengaplikasikan sistem Kruk As Terbalik, sementara Yamaha, Suzuki, Ducati dan Aprilia sudah duluan pakai itu.

    Sistem Kruk As dengan rotasi terbalik itu punya efek buruk yakni akselerasi motor jadi terkebiri. Itulah kenapa Honda RC213V spek 2016 kedodoran di trek lurus dan sangat buruk di sektor akselerasi dibanding spek tahun lalu. Belum lagi itu sistem Kruk As Terbalik versi pengembangan pertama Honda di era MotoGP modern. Pabrikan rival sudah versi keberapa tuh? hehe…

    “Secara pribadi, demi kebaikan MotoGP dan kali ini adalah Honda tapi lain waktu bisa Ducati atau Yamaha. Alangkah lebih baik kalau setidaknya punya satu upgrade mesin selama satu musim”, sambung Suppo sembari mengakui bahwa masalah Honda juga karena pembuatan mereka sendiri.

    KOMENTAR