Motor Listrik Gesits Dicibir AISI, Apa Tanggapanmu?

    Motor Listrik Gesits Dicibir AISI, Apa Tanggapanmu?

    SHARE
    Motor Listrik Gesits
    Motor Listrik Gesits (Foto: Lensaindonesia)

    MESINBALAP.com – Meski belum resmi dijual di pasaran, motor listrik Gesits (Garansindo Electronic Scooter ITS) karya anak bangsa itu rupanya sudah mendapat cibiran dari beberapa pihak. Salah satunya cibiran yang berasal dari AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) yang isinya memang pabrikan-pabrikan top asal Jepang macam Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

    Status Gesits memang masih prototipe dengan beberapa penyempurnaan yang diharapkan hadir di versi produksinya kelak. Kan memang skuter elektrik itu memang belum diproduksi massal. Tapi masih satu langkah kok sudah dicibir ya?

    “Tugas yang harus dilakukan keduanya masih sangat panjang dan berat. Paling utama adalah bagaimana mengedukasi masyarakat serta menyiapkan layanan purna jual dan infrastruktur”, kata Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata kepada Kompas.

    Pihak AISI menilai bahwa harus ada persiapan matang sebelum melahirkan skuter listrik Gesits, termasuk dalam hal regulasi, infrastruktur penunjang, dampak terhadap lingkungan sekitar dan keselamatan pengguna.

    “Kalau lihat industrinya baru dapat berjalan 2018-2019. Kalau infrastrukturnya belum ada, konsumen mau beli tidak? Sama seperti mobil hibrid. Kalau kesiapan infrastrukturnya belum ada akhirnya konsumen juga berpikir ulang kan”, ujar Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala.

    Ucapan itu memang ada benarnya, lalu apa kata Garansindo?

    Gesits dikendalikan dengan sistem Android
    Gesits dikendalikan dengan sistem Android (Foto: Lensaindonesia)

    “Mengingat AISI adalah asosiasi yang seharusnya berperan tidak hanya untuk kepentingan bisnis para anggotanya, seharusnya juga bisa memberikan aspek positif secara luas kepada masyarakat dan bangsa Indonesia”, ujar CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah yang menyayangkan komentar negatif soal lahirnya Gesits, dikutip dari Dapurpacu.

    Project leader Gesits sekaligus Dekan ITS, Muhammad Nur Yuniarto, juga menyayangkan komentar negatif dari AISI itu. Pasalnya Gesits hadir membawa terobosan baru dengan teknologi motor listrik yang tentu lebih ramah lingkungan. Sedang pabrikan Jepang yang dinaungi AISI masih fokus di produk sepeda motor dengan bahan bakar minyak.

    “Dari segi akedemisi, gerakan kita yang kecil ini sampai terdengar AISI yang isinya pabrikan top di Indonesia, tentu merupakan apresiasi. Cuma bahasanya kurang pas kalau kita lihat. AISI seharunsya berterima kasih kepada kita, karena kita jadi pionir. Nanti kalau waktunya sudah tepat. Anggota AISI juga bisa siap, bersama-sama kita bisa mengembangkan kendaraan listrik bersama, sehingga bisa cepat tumbuh”, katanya.

    Sumber: Kompas & Dapurpacu

    KOMENTAR