Pedrosa: Penyakit Akselerasi Honda RC213V Tak Mungkin Sembuh Tahun ini

    Pedrosa: Penyakit Akselerasi Honda RC213V Tak Mungkin Sembuh Tahun ini

    SHARE
    Foto: HRC

    MESINBALAP.com – Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, merasa pesimis dengan tunggangannya menjelang ronde ke-6 MotoGP Mugello 2016 akhir pekan ini. Pedrosa membeberkan bahwa penyakit Honda RC213V di sektor akselerasi tak mungkin sembuh tahun ini.

    Seperti diketahui, HRC mulai tahun ini menerapkan sistem kruk as terbalik (reverse-rotating crankshaft) pada mesin baru RC213V. Boleh dibilang itu mirip dengan cara kerja kruk as milik mesin Yamaha M1 spek 2003-2016 yang arah putarannya juga dibalik ke belakang.

    Kruk as dengan rotasi terbalik ini menjadi salah satu penyebab buruknya akselerasi Honda RC213V pada musim ini, disamping masalah softare ECU tunggal buatan Magneti Marelli.

    Namun, Honda tak boleh sedikit pun menyentuh atau memodifikasi mesin RC213V karena regulasi melarang melakukan hal tersebut ketika musim balap berjalan.

    “Untuk level yang aku inginkan? Tentunya tidak karena ada komponen penting yang bergantung pada mesin”, ujar Pedrosa yang menjelaskan bahwa mesin tak boleh diotak-atik lagi.

    Pedrosa yang bakal start dari posisi 7 pada race daya besok, mengatakan bahwa kelemahan Honda RC213V ada di tiga sektor yakni akselerasi, grip dan traction control. Tapi soal software ECU Magneti Marelli rupanya juga membuat bingung mekanik Honda.

    “Akselerasi, grip, traction control masih menjadi masalah. Mungkin karena motor kami (yang bermasalah), atau karena kami yang memang tidak tahu dengan pasti bagaimana cara menggunakan software tersebut (Magneti Marelli)”, terang Pedrosa kepada Motorsport.

    “Aku pikir kami masih punya beberapa area yang bisa diperbaiki agar motor menjadi sedikit lebih halus dan stabil, terutama di bagian traction control.”

    KOMENTAR