Berita MotoGP: LCR Ingin Tinggalkan Honda, Ini Respon Suzuki

    Berita MotoGP: LCR Ingin Tinggalkan Honda, Ini Respon Suzuki

    SHARE
    Davide Brivio
    Davide Brivio (Foto: Suzuki)

    MESINBALAP.com – Davide Brivio selaku manajer tim Suzuki Ecstar nampaknya berusaha mendinginkan suasana, terlepas dari obrolannya secara pribadi dengan bos LCR Honda Lucio Cecchinello.

    Di ronde ke-6 GP Mugello Italia pekan ini, Brivio mengatakan bahwa Suzuki ingin memiliki lebih banyak motor di grid MotoGP. Tapi kemungkinan mereka tak siap jika harus memasok 4 motor MotoGP pada musim depan. Benarkah?

    “Kami tidak siap. Memiliki lebih banyak motor di grid merupakan sesuatu yang diinginkan Suzuki. Kami ingin memiliki lebih banyak motor. Kami juga telah membahas hal itu di Jepang tapi sepertinya sulit bisa memulai proyek ini pada tahun 2017”, ucap Brivio kepada Crash.

    “Jadi sekarang kita lihat apakah kami mampu melakukannya atau tidak, dan jika hal ini tidak mungkin untuk tahun 2017 maka kami harus mulai bekerja dari sekarang agar bisa mewujudkannya di tahun 2018. Secara pribadi aku pikir akan sangat berguna bagi Suzuki dengan memiliki lebih banyak motor di grid. Kami bisa melakukan banyak pengembangan dan memiliki lebih banyak pembalap. Akan sangat menarik, tapi untuk tahun 2017 tampaknya akan sulit.”

    ARTIKEL TERKAIT: LCR Berniat Tinggalkan Honda, Ganti Haluan ke Suzuki

    Sementara rumor terus menggelinding soal pembalap ketiga Suzuki di MotoGP. Johann Zarco yang kini berkompetisi di Moto2 dikait-kaitkan dengan rumor tersebut. Sebab Zarco diberi kesempatan Suzuki untuk berlaga di ajang Suzuka 8 Hours 2016 pada bulan Juli mendatang.

    Lucio Cecchinello (LCR Honda) & Shuhei Nakamoto (HRC)
    Lucio Cecchinello (LCR Honda) & Shuhei Nakamoto (HRC)

    “Dengan Zarco, kami bilang dia punya opsi yang bisa kami gunakan untuk tahun depan. Kami bisa menjadikannya sebagai pembalap pada musim depan. Kami akan melakukan pengujian pada bulan depan di Jepang. Kami akan menguji motor MotoGP dengan Zarco. Jadi seperti yang kukatakan bahwa belum ada yang memutuskan soal pembalap lain”, timpal Brivio.

    Namun, sepertinya bos LCR Honda ingin kembali menjalankan sebuah tim di MotoGP dengan dua pembalap seperti dulu. Tidak mengherankan sebab musim ini Jack Miller diboyong Marc VDS Honda, sebuah tim satelit baru asal Belgia besutan Marc van der Straten dan Michael Bartholemy. Miller awalnya dibina LCR dengan status pembalap Open Class di MotoGP.

    “Aku sangat ingin mempertimbangkan bahwa pada tahun 2018 aku bisa memiliki sebuah tim dengan dua pembalap. Kami punya segalanya. Kami punya sebuah truk, fasilitas pit, peti, alat dan material. Kami punya pengalaman untuk mengelola sebuah tim dengan dua pembalap. Kami ingin kembali menjalankan sebuah tim dengan dua pembalap”, sahut Lucio sembari menunjukkan kemampuan timnya.

    KOMENTAR