MotoGP Catalunya 2016: Hubungan Rossi dan Marquez Membaik, Tapi Tidak dengan Lorenzo!!

    MotoGP Catalunya 2016: Hubungan Rossi dan Marquez Membaik, Tapi Tidak dengan Lorenzo!!

    SHARE
    Rossi berjabat tangan dengan Marquez di GP Catalunya, Minggu (5/6/2016)
    Rossi berjabat tangan dengan Marquez di GP Catalunya, Minggu (5/6/2016)

    MESINBALAP.com – Ronde ke-7 MotoGP Catalunya 2016 menjadi saksi kembali membaik hubungan Valentino Rossi dengan Marc Marquez. Sesuatu yang tak pernah diduga sebelumnya.

    Sejak beberapa tahun yang lalu jika Rossi sudah bermusuhan dengan pembalap lain di MotoGP, maka mustahil baginya untuk akur atau memperbaiki hubungan. Sudah banyak contohnya, mulai dari Max Biaggi, Sette Gibernau, Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan yang terakhir dan yang akhirnya akur adalah Marc Marquez.

    “Ini akhir pekan yang sangat sulit dan menyedihkan bagi MotoGP. Tapi pada akhirnya, pada hari Minggu, aku senang bahwa beginilah suasana kekeluargaan di MotoGP. Ketika kami semua berkumpul di grid (untuk mengheningkan cipta) dan caranya semua pembalap mempersembahkan balapan mereka untuk Luis”, ujar Marquez di jumpa pers.

    Marquez mengaku senang karena hubungannya dengan Rossi bisa kembali membaik. Menurutnya harus ada rasa hormat antar pembalap karena di balik olahraga balap motor tersimpan resiko besar.

    “Di tribun semua orang mendukung semua pembalap. Penuh rasa hormat, karena kami mengambil banyak resiko. Hal penting lainnya bagiku adalah bisa berjabat tangan lagi dengan Valentino. Aku sangat senang soal itu”, sambungnya.

    Hubungan Rossi dan Marquez Membaik

    Lalu bagaimana hubungan Rossi dengan Jorge Lorenzo? Apakah kelak akan membaik juga? Menurut The Doctor sulit sekali, bisa akur tapi butuh waktu yang lama. Itu bukan karena Rossi yang jual mahal dan ogah salaman dengan Lorenzo. Tapi karena omongan kasar Lorenzo di musim ini yang ternyata bikin Rossi dongkol.

    “Pertanyaan bagus! Terus terang situasi dengan Lorenzo sedikit berbeda. Maksudku apa yang bisa aku katakan adalah bahwa sejak awal musim ini aku sudah tak punya pikiran lagi untuk menjalin hubungan dengan dia (Lorenzo), tidak berbicara dengan dia, atau bahkan tak lagi bilang ciao”, papar Rossi sambil tersenyum.

    Rossi sakit hati dengan ucapan kasar Lorenzo di MotoGP Losail Qatar 2016
    Rossi sakit hati dengan ucapan kasar Lorenzo di MotoGP Losail Qatar 2016

    Rossi bercerita, ketika dia kembali ke Yamaha pada musim 2013 lalu dia selalu jadi orang pertama yang lebih dulu menyapa Lorenzo atau menanyakan kabarnya.

    “Namun, sejak aku kembali ke Yamaha, selalu aku yang menghampiri Jorge untuk menyapa ‘ciao Jorge, oke kan? Apa kabar?’ Jadi aku pikir tahun ini lebih baik aku menunggunya datang. Tapi itu tidak pernah terjadi, sehingga anda harus ngomong juga dengan dia!” pungkas Rossi.

    KOMENTAR