Yamaha Minta Iannone Dihukum Lebih Keras Lagi

    Yamaha Minta Iannone Dihukum Lebih Keras Lagi

    SHARE
    Yamaha Minta Iannone Dihukum Lebih Keras Lagi
    Foto: Crash | Copyright: Gold and Goose

    MESINBALAP.com – Direktur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, meminta Race Director MotoGP agar menghukum Andrea Iannone lebih keras lagi. Meregalli menyuarakan pendapatnya itu lantaran Iannone acap kali bertindak ceroboh dan merugikan pembalap lain.

    Tidak hanya Lorenzo saja. Di seri Argentina lalu, rekan setimnya sendiri mengalami insiden serupa. Dan yang lebih nahas lagi Iannone menyodok Dovi di tikungan terakhir dan di lap terakhir pula. Alhasil podium di depan mata sirna sudah buat Dovi.

    “Jorge melakukan start yang bagus dan memimpin balapan selama enam lap. Hingga ban depannya drop dan dia harus bertahan dari serangan Pedrosa, Vinales dan akhirnya Iannone”, buka Meregalli.

    Seperti diketahui, Iannone dijatuhi hukuman penalti start dari posisi buncit di GP Belanda pada dua pekan mendatang. Keputusan tersebut diambil Race Direction pasca senggolan Iannone dengan Lorenzo di lomba semalam.

    Namun, agaknya keputusan tersebut dianggap Yamaha kurang bisa memberikan efek jera buat pembalap yang bersangkutan. Sedang Meregalli bilang itu mengganggu peluang Lorenzo dalam memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2016.

    “Aku yakin Iannone tidak punya dalih lagi. Karena itu bukan pertama kalinya dia menyebabkan kecelakaan seperti itu. Aku berharap Race Direction sudi lebih keras lagi terhadapnya. Karena insiden seperti ini bisa membahayakan peluang Jorge dalam memperebutkan gelar juara dunia”, papar Direktur Tim Movistar Yamaha itu.

    KOMENTAR