Berita MotoGP: Kru Tim Ogah Diajak ke Ducati, Ini Kata Lorenzo

    Berita MotoGP: Kru Tim Ogah Diajak ke Ducati, Ini Kata Lorenzo

    SHARE

    Ramon Forcada memilih bertahan di Yamaha
    Ramon Forcada memilih bertahan di Yamaha
    MESINBALAP.com – Isu mengenai enggannya kru tim Jorge Lorenzo mengikutinya ke Ducati akhirnya dikomentari oleh pembalap Spanyol itu. Selepas tes MotoGP Catalunya kemarin, Lorenzo membenarkan bahwa dia akan menyebrang ke Ducati tanpa membawa banyak kru mekanik.

    Ramon Forcada, kepala mekanik Lorenzo di Yamaha memutuskan untuk bertahan. Hijrah ke Ducati terlalu gambling bagi Forcada dengan usianya yang sudah tak muda lagi sebagai seorang teknisi.

    Untuk itulah tiga kali juara dunia MotoGP itu mengatakan tidak ingin memaksa Forcada. Keputusan yang logis, sebab sebelum menjadi mekanik Lorenzo, Forcada sudah malang melintang di MotoGP bersama beberapa pembalap, termasuk John Kocinski, Alex Barros dan Casey Stoner.

    “Ramon memutuskan bertahan di Yamaha dengan Maverick. Dia bilang kepadaku bahwa di usianya yang sekarang dia lebih nyaman bertahan di tim yang sama. Dia sudah bertahun-tahun berada dalam kejuaraan ini”, papar Lorenzo, dilansir Crash.

    “Kami membahas soal Ducati. Aku juga tak mau terlalu memaksanya karena setiap orang harus mengambil keputusan yang mereka sukai. Aku baik-baik saja dengan hal itu dan pastinya Forcada bersama Vinales akan membentuk sebuah tim yang bagus; pembalap muda dengan seorang teknisi berpengalaman.”

    Forcada bagi Lorenzo merupakan salah satu dari teknisi terbaik. Pengalamannya sebagai seorang mekanik berpengalaman di MotoGP tentu saja akan menguntungkan Vinales yang musim depan pindah ke Yamaha.

    Ramon Forcada (Yamaha) & Ramon Aurin (Honda)
    Ramon Forcada (Yamaha) & Ramon Aurin (Honda)

    “Ramon bagiku memang bukan yang terbaik, tapi dia merupakan salah satu dari sekian teknisi suspensi terbaik. Dia punya banyak pengalaman. Dia sudah tiga kali mengantarku menjadi juara dunia. Pastilah Maverick bisa banyak belajar dari pengalamannya dan pekerjaan yang sudah kami lakukan selama bertahun-tahun”, sambungnya.

    “Yamaha sangat profesional dan melatih orang-orang mereka dengan sangat baik. Memang tidak mudah bagi orang untuk mengambil sebuah tantangan baru seperti yang aku lakukan. Juga bagi Ducati ini sulit karena mereka ingin mempertahankan mekanik mereka sebanyak mungkin. Ducati itu motor kompleks dan istimewa.”

    Meskipun tidak ditemani, Lorenzo menyebut timnya di Ducati kelak akan menjadi sebuah tim yang sangat kompetitif seperti saat ini.

    “Jadi mari kita lihat bagaimana Tim Ducati-ku akan terbentuk di masa mendatang. Sedikit demi sedikit aku berusaha untuk memperbaiki setiap bagian. Aku punya waktu 10 sampai 11 balapan untuk menentukan timku. Tapi aku pikir timku kelak akan menjadi tim yang sangat kompetitif seperti tahun ini”, ucap Lorenzo.

    KOMENTAR