Bagaimana Nasib Motor Tarikan Leasing?

    Bagaimana Nasib Motor Tarikan Leasing?

    SHARE
    Bagaimana Nasib Motor Tarikan Leasing?
    Foto: Istimewa

    MESINBALAP.com – Nyaris semua sepeda motor yang dijual di Indonesia itu memang motor kepunyaan Leasing. Sudah pastilah bro itu motor kredit atau kasarannya motor sewa jalan. hehehe… Maksudnya kalau gak bayar cicilan per bulan kan disita tuh motor.

    Kredit di industri otomotif adalah sesuatu kewajaran dan bisnis ini sudah mendarah daging. Tidak hanya sepeda motor, namun juga mobil. Berbagai tawaran kredit yang menggiurkan dari pihak leasing tak ayal membuat masyarakat ngiler berat.

    Coba ente bayangin modal 500 ribu saja sudah bisa membawa pulang motor baru dari dealer. Namun, di balik itu, jelas skema kredit ini sangat menguntungkan bagi pihak-pihak yang terkait.

    Tidak heran jika di masa sekarang ini beli motor cash saja terkadang cukup sulit. Bukan karena konsumen gak punya duit cash, tapi karena disuruh kredit. wkwkwkwkwk… Pastilah ulah segelintir oknum sales dealer yang nakal. Maklum kalau kredit nanti doski bakal dapat komisi lebih dari pihak leasing.

    Oh ya bicara soal motor tarikan Leasing, bagaimana nasibnya? Sebab sekarang ini banyak sekali dijumpai motor bekas yang dijual hanya dengan STNK saja. Istilahnya motor STNK only alias motor yatim.

    Ilustrasi Debt Collector Sita Motor
    Ilustrasi Debt Collector Sita Motor (Pojoksatu)

    “Di FIF ada unit bisnis motor bekas. Jadi setelah melalui proses dan rekondisi, kemudian dinyatakan layak jual, kami menjualnya”, ujar Arif Reza Fahlevi selaku Head Of Corporate Communications PT FIF Group, dilansir dari Viva News.

    Kebanyakan motor yang disita leasing sudah pasti karena konsumen tak mampu membayar cicilan lagi. Banyak diantaranya menggunakan jasa debt collector untuk menyita motor tersebut.

    Adapun motor-motor tarikan leasing FIF ini dijual melalui sistem lelang. Namun, barangnya dicek dahulu di bengkel sebelum dijual, mulai dari mesin, kelistrikan, dsb.

    “Setelah ditarik kami langsung masukkan ke bengkel untuk dicek semuanya, kalau layak jual, ya kami langsung jual. Kami jual kembali melalui lelang, kami menggunakan e-bid atau e-lelang. Kita memberikan harga terbaik. Siapa yang bisa menawar lebih tinggi, tentu dia yang akan menang”, paparnya.

    KOMENTAR