MotoGP Brno 2016: Bos Honda dan Bos Ducati Berdebat Soal Winglet, Sentil...

    MotoGP Brno 2016: Bos Honda dan Bos Ducati Berdebat Soal Winglet, Sentil Honda Tak Punya Pengetahuan

    SHARE
    Winglet Ducati GP16
    Winglet Ducati GP16

    MESINBALAP.com – Penggunaan winglet di MotoGP memang resmi dilarang pada akhir musim ini. MSMA gagal menyetujui proposal yang menyangkut masalah keamanan winglet. Namun, di ronde ke-11 MotoGP Brno pekan ini, para petinggi pabrikan duduk bareng membahas soal winglet.

    Hadir diantaranya wakil presiden HRC Shuhei Nakamoto, Kouichi Tsuji (GM Motorsport Yamaha MotoGP) dan Gigi Dall’Igna (GM Ducati Corse). Perwakilan Suzuki juga hadir ditempat, namun tanpa ada wakil dari Aprilia.

    Nakamoto buka suara, menurutnya winglet layak dilarang di MotoGP karena untuk mengembangkan winglet butuh banyak dana. Berbeda dengan FIM yang meminta proposal teknis kepada masing-masing pabrikan. Justru yang dibahas FIM soal keamanan winglet, bukan faktor biaya.

    “Winglet merupakan teknologi baru dan tantangan. Dari sudut pandang teknis itu cukup menarik, jujur saja. Tapi pada saat yang sama biaya pengembangannya sangat besar jika anda memulainya di area ini. Saya punya pengalaman di F1, pada waktu itu menggunakan wind tunnel selama 24 jam, 7 hari seminggu. Kami menggunakan banyak anggaran untuk hal ini”, buka Nakamoto, dilansir dari Crash.

    “Kami tak tahu soal aspek keselamatannya, namun bagi kami yang bikin pusing adalah biaya pengembangannya. Tahun ini di hampir semua seri grand prix kami merubah sesuatu. Tapi tetap saja kami tidak mampu menemukan bentuk winglet yang cocok. Kadang-kadang bisa lebih baik tetapi kadang membuat understeer. Saya ingin bertanya kepada Gigi bagaimana cara membuatnya”, sambungnya sambil tertawa.

    Winglet Honda RC213V
    Winglet Honda RC213V

    Sementara GM Ducati Corse Gigi Dall’Igna mengaku cukup kecewa dengan aturan baru yang melarang penggunaan winglet. Seperti diketahui Ducati telah menggunakan winglet sejak tahun 2015 atau sudah satu setengah tahun. Kenapa gak dari dulu saja dilarang?

    “Yang pasti Ducati cukup kecewa dengan aturan baru ini, karena kami menggunakan winglet untuk pertama kalinya pada awal 2015. Jadi selama 1,5 tahun kami telah menggunakan winglet, mengalami banyak crash selama itu dan tak ada bukti kalau winglet berbahaya bagi pembalap”, sahut Dall’Igna.

    Soal motor produksi massal, winglet nampaknya mustahil diaplikasikan. Namun, menurut Dall’Igna itu karena produsen sepeda motor tak punya pengetahuan untuk mengaplikasikan winglet di motor produksi massal.

    Konfrensi Pers Soal Winglet di MotoGP Brno 2016
    Konfrensi Pers Soal Winglet di MotoGP Brno 2016

    “Menurut pendapat saya, industri sepeda motor harus bekerja lebih di sektor aerodinamis dibanding masa lalu. Karena aerodinamis sangat penting, pasti tidak sebanyak seperti mobil, tapi industri sepeda motor tidak punya pengetahuan saat ini untuk mengembangkan aerodinamis di level tinggi”, sambungnya.

    “Jadi melarang winglet adalah masalah bagi industri sepeda motor karena kita tidak bisa berkembang di masa depan dan pengetahuan aerodinamika tidak akan meningkat sebanyak yang saya anggap perlu.”

    Sementara bos Honda tetap bersikukuh dengan ideologi F1 yang dimilikinya di masa silam. Menurutnya sayap di mobil F1 juga mustahil diaplikasikan ke mobil produksi massal. Tapi supercar juga pakai winglet kan?

    “Saya tidak tahu wilayah produksi sepeda motor Honda, tapi di F1 kami punya teknologi yang sangat sangat tinggi dan winglet ini tidak pernah diaplikasikan di mobil. Mungkin bakal sama pada sepeda motor. Winglet F1 dan winglet supercar sama sekali berbeda”, jawab Nakamoto.

    Winglet Yamaha M1
    Winglet Yamaha M1

    Berbeda dengan pendapat Nakamoto, justru Dall’Igna mengaku tengah mencari ilmu agar bisa mengaplikasikan winglet ke motor produksi massal.

    “Yang pasti winglet kita berbeda dari winglet F1. Saya pikir winglet kami juga bisa digunakan pada motor produksi massal, tapi saya pikir bagi produsen yang paling penting adalah pengetahuan”, sahut Dall’Igna.

    “Jika anda tidak dapat mengembangkan pengetahuan, ini adalah masalah besar bagi produsen. Jadi saat ini kami tidak diperbolehkan untuk mengembangkan aerodinamis. Kami perlu mencari pengetahuan yang cukup agar juga bisa mengaplikasikannya di motor produksi massal. Ini adalah masalah utamanya.”

    KOMENTAR