Home MotoGP Stabilitas Pengereman M1 Masih Menjadi Fokus Yamaha Musim ini

    Stabilitas Pengereman M1 Masih Menjadi Fokus Yamaha Musim ini

    SHARE

    Jorge Lorenzo - Tes Sepang 2014
    MESINBALAP.com – Tahun lalu Yamaha kedodoran melawan Honda setiap akan memasuki tikungan. Itu lantaran pengereman Yamaha M1 kurang mumpuni dibanding Honda RC213V. Masalah SSG alias seamless-shift gearbos sudah beres dan dibawa Yamaha sejak seri MotoGP Misano tahun lalu.

    Jadi kali ini fokus tim Garpu Tala adalah membenahi stabilitas pengereman pada prototipe M1 tersebut. Honda sendiri telah membuat langkah maju soal pengereman RC213V, dimana pacuan mereka jadi gampang ketika pembalap hendak melakukan pengereman mendadak atau late braking setiap memasuki tikungan.

    Ingat di seri Brno tahun lalu? Ya, itu salah satu contohnya. Jelang race dimulai, Yamaha mengklaim sirkuit Brno cocok banget buat M1 tapi apa hasilnya? Lorenzo malah kedodoran melawan duo Honda disana, hasilnya pun Jorge jadi juru kunci podium 3.

    Terlihat saat race kala itu Lorenzo tak kuasa menahan gempuran Marquez dan Pedrosa, terlebih saat akan memasuki tikungan. Mencoba pakai gaya apapun ujung-ujungnya si JL disikat lagi sama MM dan DP. Wah klenger akhirnya dia pun nyerah, dapat posisi ke-3 sambil mengibarkan bendera kebanggaan. Posisi satu dua pun direbut Marquez dan Pedrosa.

    “Ini masih sulit. Kami sepertinya tidak menderita begitu banyak di Phillip Island, karena masalah pengereman dan menikung pada saat yang sama bukanlah masalah besar di sana. Tetapi performa pengereman juga cukup rendah di sini, sedangkan di Sepang anda datang dari gigi ke-6 ke gigi satu atau gigi kedua dengan kecepatan tinggi untuk memasuki tikungan yang sangat lambat”, ujar Wilco Zeelenberg kepada MCN.

    “Anda tidak harus menghentikan motor begitu banyak di Phillip Island. Saya pikir itu lebih karena perilaku motor kami tentang bagaimana beban bagian depan-nya berbeda dengan Honda. Itu sedikit membatasi kami di sektor dimana anda menghadapi situasi pengereman dari trek lurus yang panjang.”

    “Kami tidak bisa berbuat banyak tentang hal itu karena kami telah memaksakan (kekuatan kami) dan asalkan anda tidak memperoleh ban depan yang lebih keras, maka kita harus hidup dengannya. Itu sebabnya kami memaksa agar memiliki ban depan baru untuk musim 2014”, pungkasnya.

    KOMENTAR