Home MotoGP Lorenzo Tunggu Tawaran HRC, Tak Ingin Buru-Buru Ambil Keputusan di Yamaha?

    Lorenzo Tunggu Tawaran HRC, Tak Ingin Buru-Buru Ambil Keputusan di Yamaha?

    SHARE

    Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha
    MESINBALAP.com – Jorge Lorenzo dikabarkan sedang menunggu proposal dari HRC beserta tawaran kontraknya. Lorenzo mengaku bahwa dia terlalu terburu-buru menyetujui perpanjangan kontrak dengan Yamaha pada tahun 2012 silam.

    Pembalap kelahiran Spanyol ini berkomitmen akan menetap di Yamaha sampai akhir tahun 2014. Meski banyak kabar burung menyebutkan bahwa JL ingin mengakhiri karirnya bersama Yamaha. Seperti yang sampeyan tahu, Lorenzo belum pernah pindah ke tim manapun sejak debut pertamanya di kelas premier MotoGP pada tahun 2008 silam.

    Kedekatan Lorenzo dengan HRC pada tahun 2012 yang lalu membuat sang manajer Marcos Hirsch didepak dari sisi Lorenzo. Kabarnya dialah yang menegoisasikan kontrak JL dengan HRC, sampai akhirnya gelegat itu tercium Yamaha. Ya akhirnya pak manajer itu pun langsung ditendang Yamaha dari sisi Lorenzo.

    Honda menginginkan Lorenzo untuk menggantikan Casey Stoner yang memutuskan pensiun di penghujung 2012. Sayangnya, JL tak mau menerima tawaran HRC pada saat itu dan akhirnya posisi itu pun diambil oleh Marc Marquez yang langsung juara di tahun pertamanya bersama Repsol Honda.

    Namun, Movistar tampaknya akan membuat Lorenzo berpikir dua kali untuk menetap di Yamaha lagi. Pasalnya Movistar telah menandatangani perjanjian selama lima tahun untuk menjadi sponsor resmi Yamaha di MotoGP.

    “Kami ingin selalu punya pembalap Spanyol di tim ini. Sekarang kami punya satu dan kami senang bisa memiliki Valentino dalam tim. Ini adalah kabar baik bagi kami. Telefonica Movistar adalah perusahaan global dan sebagian besar bisnis kami berada di luar Spanyol”, kata bos Movistar Luis Velo.

    Selain mempertahankan Lorenzo, perusahaan telekomunikasi Spanyol tersebut nampaknya juga ingin mengambil Pol Espargaro yang saat ini masih menyelesaikan studinya di Yamaha Tech 3. Berarti posisi Rossi terancam di Yamaha?

    Movistar sepertinya menginginkan dua pembalap Spanyol berada dalam satu tim di Yamaha, seperti yang dilakukan Repsol Honda – menempatkan Pedrosa dan Marquez dalam satu tim.

    KOMENTAR