Home MotoGP Pentingnya Lap Basah Bagi Dua Pembalap Monster Yamaha Tech 3

    Pentingnya Lap Basah Bagi Dua Pembalap Monster Yamaha Tech 3

    SHARE
    Pentingnya Lap Basah Bagi Dua Pembalap Monster Yamaha Tech 3
    Pentingnya Lap Basah Bagi Dua Pembalap Monster Yamaha Tech 3

    Monster Yamaha Tech 3 press release

    Jerez – Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso melanjutkan persiapan terakhir mereka sebelum pembukaan MotoGP Qatar bulan depan, dengan berjuang melawan kondisi cuaca buruk di trek Jerez Spanyol hari ini. Hujan dan angin kencang sebagian besar mendominasi pada hari kedua Tes pra-musim terakhir. Tapi kondisi buruk tersebut tidak menghentikan dua pembalap Monster Yamaha Tech 3, Crutchlow dan Dovizioso melakukan beberapa lap penting untuk set-up basah mesin YZR-M1.

    Crutchlow, pembalap tercepat kelima dalam kondisi kering pada tes kemarin cukup cepat dan juga kompetitif dalam kondisi hujan. Catatan waktu lap terbaiknya 1’51 0,127 telah membuatnya berada di posisi kelima. Performa balap Crutchlow cukup mengesankan, mengingat sebelumnya dia belum pernah mengendarai YZR-M1 1000cc dalam kondisi basah. Crutchlow melorot ke posisi-14, setelah beberapa kali dia cukup cepat dengan ban slick dalam 30 menit terakhir ketika trek hampir kering.

    Dovizioso memanfaatkan kesempatan itu untuk mencoba YZR-M1 dalam kondisi basah sore ini. Pembalap Italia ini mampu mencapai posisi ke-7, sebelum akhirnya dia menyelesaikan Tes akhir hari ini dengan berada diposisi ke-15. Dovi hampir 100% fit hari ini setelah terkena sedikit masalah lambung pada hari pertama.

    Dia menyelesaikan 16 lap di sirkuit Jerez untuk mencari pemahaman yang lebih banyak mengenai potensi Yamaha dalam kondisi lintasan basah. Sebelumnya, Dovi juga sempat mencoba YZR-M1 dalam kondisi hujan pada Tes Sepang kedua di Malaysia awal bulan ini.
    Seperti Crutchlow, Pedrosa memutuskan untuk tidak kembali ke trek ketika kondisi trek mulai membaik menjelang akhir sesi dan dia menyelesaikan waktu terbaik 1’51 0,702.

    Andrea Dovizioso
    Andrea Dovizioso

    Cal Crutchlow:

    “Saya belum pernah mengendarai motor 1000cc dalam kondisi hujan, jadi penting untuk mencoba beberapa lap dalam kondisi basah dan saya hanya melakukan 16 putaran di trek Jerez. Karena tidak ada untungnya mengambil risiko terlalu banyak dengan balapan pertama yang berjarak begitu dekat.

    Permukaan aspal benar-benar tidak basah ketika saya keluar, karena trek ini mengering begitu cepat. Namun, kesan pertama dari motor dalam kondisi basah benar-benar positif. Dengan kekuatan ekstra ketika mencobanya, tapi saya tidak berpikir itu lebih sulit daripada motor 800cc. Sasis M1 1000cc sangat mirip dengan 800cc, jadi rasanya hampir sama, tetapi motor 1000cc lebih kuat.

    Hanya menggunakan satu set ban hujan dan saya pikir sebagian yang lain menggunakan tiga. Saya pikir jika menggunakan ban baru, saya bisa menjadi pembalap tercepat dalam kondisi hujan. Mudah-mudahan besok cuaca jauh lebih baik, karena saya memiliki beberapa hal untuk diuji coba. Saya cepat dalam tes kemarin tanpa mencoba ban depan baru dari Bridgestone, jadi saya pikir ada beberapa waktu yang bisa diperoleh dengannya.”

    Andrea Dovizioso:

    “Saya merasa dalam kondisi fisik yang jauh lebih baik dari kemarin, jadi sayang sekali karena cuaca memaksa kami untuk tidak menguji motor dalam kondisi kering. Permukaan aspal tidak sepenuhnya basah, tapi itu pengalaman yang baik dan sangat penting untuk menguji motor dalam basah karena kurangnya grip ban dibandingkan dengan di Malaysia.

    Pengalaman yang menarik dan kami mempelajari beberapa informasi bagus yang akan membantu untuk masa depan. Mudah-mudahan besok kami memiliki kondisi trek yang kering, sehingga kami dapat melanjutkan pekerjaan dari hari pertama. Di trek ini, Perasaan saya dengan motor tidak sama dengan di Malaysia, sehingga sangat penting bagi kami untuk mencobanya.

    Kami menggunakan lampu merah baru yang harus digunakan dalam kondisi trek basah dan saya pikir di beberapa tempat itu akan menjadi langkah yang baik untuk keselamatan. Kami perlu melihat dalam situasi balapan ketika ada banyak motor, tapi dalam situasi hujan seperti di Silverstone tahun lalu di mana kondisi trek benar-benar sulit, tentunya akan sangat baik jika menggunakan lampu merah.”

    KOMENTAR