Home MotoGP Indianapolis Hasil MotoGP Indianapolis 2014: Marquez Trengginas Hajar Duo Yamaha

    Hasil MotoGP Indianapolis 2014: Marquez Trengginas Hajar Duo Yamaha

    SHARE
    Hasil MotoGP Indianapolis 2014: Marquez Trengginas Hajar Duo Yamaha
    Hasil MotoGP Indianapolis 2014: Marquez Trengginas Hajar Duo Yamaha

    MESINBALAP.com – Marc Marquez trengginas menghajar duet Yamaha Rossi dan Lorenzo di ronde ke-10 MotoGP Indianapolis 2014, Senin dini hari WIB. Pembalap berdarah Spanyol ini harus berjuang keras di awal lomba lantaran dia melakukan start buruk.

    Duet Movistar Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo tampil cukup kompetitif di Indianapolis, meski gagal membendung laju Marquez yang super trengginas itu. Joki Honda tersebut selalu fight 100% ketika balapan tersisa sekitar 10 lap.

    “Pertempuran di awal balapan begitu menyenangkan! Startku seperti biasa tidak begitu baik dan suhu trek lebih tinggi, sehingga mengubah perasaanku dengan ban depan. Aku punya beberapa momen, jadi saya pikir OKE kita harus tenang untuk sepuluh lap pertama di belakang Valentino”, kata Marquez.

    Lorenzo mencoba mengovertake Marquez berkali-kali tapi gagal lantaran Marquez cerdik saat menutup jalurnya. Baby Alien juga lihai ketika menutup celah buat Lorenzo dan Rossi. Baca jalannya balapan selengkapnya disini.

    Top Speed MotoGP Indianapolis 2014

    Marquez mengaku Yamaha cukup kuat di Indianapolis, terbukti saat di trek lurus M1 lebih kencang dibanding Honda RC213V. Meskipun top speed MotoGP Indianapolis 2014 dipegang oleh Ducati yang digeber Dovi hingga 343 km/jam.

    “Saya berada di belakang Valentino di trek lurus. Aku tidak bisa menyalipnya menggunakan slipstream. Untuk beberapa alasan Yamaha cukup kuat di sini di trek lurus dan malah Jorge menyalip saya”, tambahnya.

    “Di tikungan kedua aku mencoba menyalip Jorge lagi, tapi aku melihat Valentino juga sedikit melebar, jadi aku pikir OKE aku akan pergi. Aku melaju sedikit lebar tapi kemudian saya datang kembali di lap 3 dan setelah itu aku memimpin balapan. Aku pikir itu waktu untuk memberi tekanan karena Jorge juga kuat.”

    KOMENTAR