Home MotoGP Brno, Ceko Rossi: Ada yang Istimewa pada Elektronik dan Sasis Honda

    Rossi: Ada yang Istimewa pada Elektronik dan Sasis Honda

    SHARE

    Marquez-Rossi, Indianapolis 2014
    MESINBALAP.com – Soal superioritas pacuan Honda RC213V, Valentino Rossi akhirnya angkat bicara lagi. Tapi ini bukan soal perangkat ilegal yang katanya digunakan Honda, ya mana mungkin lawong orang-orang di MotoGP itu cerdas semua. Kalau ada tim yang pakai perangkat ilegal tentu sudah didiskualifikasi sejak awal.

    Sejauh ini Marc Marquez sudah memenangkan sepuluh seri MotoGP musim ini, membuatnya bertengger di klasemen sementara MotoGP 2014 dengan perolehan 250 poin. Sedangkan Honda juga mengantongi 250 poin di klasemen konstruktor MotoGP, unggul 76 poin dari Yamaha.

    “Kami sudah menyempurnakan motor tapi kami memiliki banyak sektor yang masih perlu ditingkatkan. Karena bagiku, tampak dari trek bahwa Honda (RC213V) sudah sangat cepat tahun lalu, namun perbedaannya sedikit”, jelas The Doctor.

    Tim Yamaha juga belum meraih satu kemenangan pun dalam sepuluh seri MotoGP musim ini. Terlebih mereka sering tak berkutik di trek yang selalu mereka klaim cocok buat Yamaha M1. Tentu insinyurnya Yamaha geleng-geleng kepala melihat kepiawaian Marquez bermanuver di atas Honda RC213V.

    Honda RC213V Marc Marquez

    Rossi pun menilai bahwa tahun ini Honda telah menemukan sesuatu yang istimewa pada elektronik dan sasis RCV. Menurut Rossi itu menambah GAP dengan YZR-M1 saat balapan, meskipun Rossi sudah memaksa Yamaha untuk menyempurnakan YZR-M1.

    “Mereka menemukan sesuatu tahun ini di elektronik dan juga pada sasisnya yang mengalami sedikit proses kemajuan dan meningkatkan jarak dengan motor kami”, tambah Rossi.

    “Kami tidak begitu jauh tapi di beberapa area kami harus bekerja lebih. Kami selalu memaksa Yamaha untuk menyempurnakan (YZR-M1). Sepertinya kami stres pada ban belakang, lebih sedikit dibandingkan dengan mereka. Pada akhir balapan kami selalu kesulitan dan juga Marc membalap dengan sangat baik.”

    KOMENTAR