Home MotoGP Misano, Italia Komentar Doohan Soal Perangkat Elektronik MotoGP

    Komentar Doohan Soal Perangkat Elektronik MotoGP

    SHARE

    Michael Doohan & Daryl Beattie, Phillip Island Circuit
    MESINBALAP.com – Mick Doohan mengutarakan pendapatnya soal perangkat elektronik yang saat ini sedang digunakan semua pabrikan di MotoGP. Dalam wawancara eksklusif dengan Crash.net, Doohan mengatakan bahwa elektronik tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap pembalap.

    Sejauh ini banyak yang berpendapat bahwa beberapa pembalap MotoGP bisa tampil bagus hanya karena dukungan perangkat elektronik yang digunakan di motornya. Namun, Doohan menepis tudingan tersebut.

    “Aku tidak sepenuhnya setuju. Marquez bisa naik apapun, baik itu menggunakan elektronik atau tanpa elektronik”, ujar Mick Doohan dalam wawancara ekslusif dengan Crash.net.

    “Mungkin ada perbedaan soal kemudahan mendapatkan grip dengan motor baru. Tetapi ketika anda sudah terbiasa, maka tidak akan ada banyak perbedaan. Begitulah cara pembalap papan atas memahami motor, yang membuat perbedaan bukanlah perangkat elektronik.”

    Mick Doohan

    “Beberapa pembalap menginginkan perangkat elektronik dan beberapa lainnya tidak menginginkan, tetapi pabrikan tetap menginginkannya”, jelas mantan juara dunia lima kali itu.

    Doohan yakin performa pembalap papan atas tidak akan memburuk, meski tanpa menggunakan perangkat elektronik. Pabrikan MotoGP menginginkan perangkat elektronik agar pembalapnya tetap aman dari yang namanya cidera, lantaran power prototipe MotoGP lebih dari 250 HP.

    “Aku tidak pernah berpikir bahwa pembalap papan atas akan jauh lebih buruk tanpa perangkat elektronik. [Tapi] beberapa pembalap mungkin juga ada yang sedikit kesulitan tanpa elektronik”, tambahnya.

    MotoGP 2014

    “Dalam hal persaingan, aku pikir tanpa elektronik, kualifikasi akan lebih menyebar dan begitu juga dengan balapan”.

    “Mengapa pabrikan begitu tertarik dengan perangkat elektronik adalah agar pembalapnya tetap aman. Mereka tidak ingin menjalankan bisnis dengan mencederai pembalapnya”, tutup mantan pembalap Honda itu.

    KOMENTAR