Home MotoGP Marcos Hirsch: Yamaha Tidak Akan Mampu Menyamai Tawaran Honda Kepada Lorenzo

    Marcos Hirsch: Yamaha Tidak Akan Mampu Menyamai Tawaran Honda Kepada Lorenzo

    SHARE
    Marcos Hirsch: Tawaran dari Honda Kepada Lorenzo Lebih Besar Dibandingkan Penawaran untuk Stoner
    Marcos Hirsch: Tawaran dari Honda Kepada Lorenzo Lebih Besar Dibandingkan Penawaran untuk Stoner

    Marcos Hirsch, mantan manajer Jorge Lorenzo menjelaskan sebagian dari negosiasinya antara Yamaha dan Honda dalam sebuah wawancara di Radio Spanyol. Dia menghentikan spekulasi bahwa alasan di balik perpisahannya dengan Lorenzo karena fakta bahwa Lorenzo tidak menyadari tentang rincian kontrak sebelum memperbarui kontraknya dengan Yamaha. Lebih dari itu, pembalap bernomor #99 tersebut tidak menyadari bahwa Honda telah menaikkan tawaran harga kepadanya.

    Hirsch mengatakan, “Kami memiliki lima belas poin dasar untuk memutuskan apakah akan memilih salah satu motor atau yang lain, dan beberapa di antaranya adalah lebih penting daripada gaji. Senin setelah pasca tes balapan di Barcelona, kami pergi makan malam dengan Nakamoto (HRC Vice President) dan Livio Suppo. Sebelumnya kita telah membahas beberapa poin penting negosiasi melalui email dengan mereka”, Ujar Marcos Hirsch.

    “Percakapan ini ramah dan sebelum mereka memberi kami penawaran, Saya bertanya apakah tawaran ini adalah yang terbaik yang bisa mereka tawarkan kepada Jorge. Nakamoto menjawab, “lebih baik dari apa yang kami tawarkan kepada Stoner sehingga dia tidak akan berhenti membalap (pensiun). Kami tidak menginginkan perang penawaran dengan Yamaha, karena itu tidak etis dan tidak benar antara sesama perusahaan Jepang.” Ungkap Nakamoto.

    “Mereka menginginkan Marquez di samping Jorge (ini sebelum aturan rookie secara resmi dihapus) dan kami sepakat untuk memberikan jawaban pada 8 Juni. Suppo mengatakan kepada saya bahwa itu adalah tawaran yang baik dan Yamaha tidak akan mampu menyamainya. Setelah berbicara dengan Jorge, kami memutuskan bahwa hal yang pantas untuk dilakukan adalah memberi tahu Lin Jarvis mengenai tawaran itu. Dia berpikir bahwa kami akan meninggalkan Yamaha karena Yamaha tidak akan mampu menaikkan tawaran tersebut”, lanjut Marcos Hirsch.

    “Untuk sementara waktu saya berpikir bahwa Lorenzo akan senang denga tawaran HRC karena saya sama sekali tidak percaya bahwa Yamaha bisa menyamai tawaran tersebut. Sebaliknya sebelum tanggal 8 Juni, Yamaha tidak hanya menyamai tawaran tersebut tetapi juga dalam beberapa persyaratan dan kondisi menjadi lebih baik sehingga tidak terikat dengan gajinya. Berbicara tentang rumor yang beredar bahwa Lorenzo tidak menyadari penawaran tertentu, Hirsch menunjuk jari ke Livio Suppo. Rumor seperti ini mungkin datang dari Suppo”, ungkap Hirsch.

    “Jorge jelas mengatakan kepadanya, bahwa dia tidak suka kebohongan. Saya menghormati Livio secara pribadi tetapi sebagai seorang profesional sama sekali tidak. Setelah bertemu dengan Jarvis, kami menelpon Suppo dan Suppo menjawab bahwa “saya senang jika ini dapat membantu Yamaha untuk menaikkan tawaran yang lebih banyak. Dia dan Nakamoto sangatlah benar selama pertemuan, tetapi tampaknya di Silverstone Suppo siap untuk menaikkan tawaran lagi.”

    “Saya hanya mengatakan kepada Jorge bahwa Yamaha adalah sebuah tim dengan sejarah dan jika dia terus dengan mereka dia bisa menutup karirnya di Hall of Fame di samping para pembalap seperti, Rainey atau Lawson. Dan dia tahu perusahaan tersebut, di mana dia telah memperoleh kemenangan besar ketika mengalahkan Rossi. Kemudian Hirsch menutup wawancara sehingga jelas apa yang harus Lorenzo terus melakukan, “makan, berlatih, pergi tidur lebih awal dan menjaga para sponsor.”

    KOMENTAR