Home Honda Penjualan Honda BeAT Tetap Laris Manis di Segmen Skutik

    Penjualan Honda BeAT Tetap Laris Manis di Segmen Skutik

    SHARE
    All-New Honda BeAT POP eSP CBS ISS
    All-New Honda BeAT POP eSP CBS ISS

    MESINBALAP.com – Sampai saat ini Honda BeAT masih memegang rekor sebagai skutik yang paling disukai oleh konsumen roda dua di Indonesia. Di awal bulan Februari kemarin, skutik keluaran PT Astra Honda Motor (AHM) ini mampu terjual hingga 175.339 unit atau sekitar 54,4% dari penjualan Honda.

    Dengan kontribusi yang diberikan oleh Honda BeAT yang bisa dibilang menguasai segmen skutik, semakin membuktikan posisi Honda berada di urutan pertama sebagai jawara model skutik dengan total penjualan hingga 322.113 unit. Hampir 77,6% Honda menguasai pasar motor skutik Indonesia.

    Honda BeAT ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 silam. Jumlah peminat skutik terus saja meningkat lebih dari 2 juta unit setiap tahunnya. Fakta tersebut semakin menegaskan bahwa BeAT adalah motor paling laris di seluruh dunia.

    Dihitung sejak empat tahun lalu BeAT mulai mengaspal di Indonesia hingga bulan februari 2015, BeAT menjadi pilihan hampir 7,8 juta konsumen Indonesia.

    “Dengan mengusung model compact, tangguh, irit, dan ditambah dengan fitur lengkap semakin membuat Honda BeAT ini disukai banyak orang,” ungkap Ahmad Muhibbuddin, Deputy Head of Corporate Communication AHM, (15/3/2015).

    All-New Honda BeAT eSP CBS
    All-New Honda BeAT eSP CBS

    Saat ini PT AHM memasarkan dua model Honda BeAT yakni All-New BeAT eSP dan BeAT POP eSP. Kedua skutik ini sudah mengusung mesin yang menggunakan teknologi Enhanced Smart Power (eSP) yang akan membuat motor menjadi irit dan ramah lingkungan.

    Generasi terbaru dari Honda BeAT sudah menggunakan fitur ACG Starter yang mampu meghidupkan mesin lebih halus dan juga adanya fitur canggih Idling Stop System (ISS). BeAT terbaru ini memiliki 10 pilihan yang menyesuaikan selera konsumen.

    Untuk masalah harga, masing-masing varian hadir dengan harga yang bervariasi, antara Rp 14,1-15,05 juta OTR Jakarta.

    KOMENTAR