Home MotoGP Rossi Pergi, Ducati Sangat Terpukul dan Kecewa

    Rossi Pergi, Ducati Sangat Terpukul dan Kecewa

    SHARE

    Rossi Pergi, Ducati Sangat Terpukul dan Kecewa
    Rossi Pergi, Ducati Sangat Terpukul dan Kecewa

    Mesinbalap.com – Seperti yang kita tahu, Ducati telah mengumumkan kepergian Rossi dalam press release mereka pada hari jum’at kemarin dan secara bersamaan Yamaha juga mengumumkan kembalinya sang pembalap #46 tersebut ke pabrikan Garpu Tala. Ketika Rossi pergi, Ducati tentu sangat terpukul atas keputusan sang pembalap tersebut. Semua hal telah dicoba bersama Ducati, tetapi sayangnya Rossi belum menemukan ritme yang pas dengan motor Desmosedici.

    Keputusan Valentino Rossi untuk hengkang dari Ducati memang sangat mengejutkan. Seperti yang kita ketahui, Rossi memiliki mimpi yang sangat kuat untuk mendapatkan gelar juara dunia dengan tiga pabrikan berbeda. Kisah dimulai, ketika dia mulai menginjakkan kakinya di atas Desmosedici di valencia 2010 yang lalu, Rossi kaget karena motor bekas tunggangan Stoner tersebut memiliki segudang masalah besar dan sangat tidak kompetitif baginya.

    Desmosedici GP10 adalah motor yang telah membawa Stoner dalam memenangkan tiga dari enam balapan terakhir pada 2010 yang lalu. Namun, kepercayaan diri yang kuat datang ke dalam diri Rossi dan seluruh kru mekaniknya termasuk Jeremy Burgees sang kepala mekanik. Hingga mereka mengatakan bahwa Stoner tidak cukup berusaha habis-habisan dan tidak bisa benar-benar melihat potensi dari Ducati.

    Sekarang semua masalah yang pernah dirasakan Stoner di Ducati akhirnya diamini juga oleh Rossi. Tak tanggung-tanggung, Rossi kembali ke Yamaha dan meninggalkan pasiennya Desmosedici yang masih sakit-sakitan sampai saat ini. Pembalap bernomor #46 tersebut menyerah setelah mengalami kegagalan selama dua tahun dalam mengembangkan prototipe Ducati Desmosedici agar mampu bersaing dengan barisan depan.

    Dengan hengkangnya Rossi dari pabrikan Bologna tersebut, Ducati sangat terpukul. Bagaimana tidak, semua perubahan besar terhadap Desmosedici telah dilakukan sejak Rossi bergabung pada 2011 lalu. Semua masukan Rossi telah diamini oleh Ducati, seperti perubahan sasis karbon ke aluminium pada tahun lalu dan juga beberapa perubahan besar lainnya yang telah dilakukan oleh mereka.

    Perkawinan Ducati dengan Rossi yang telah terbina selama dua tahun akhirnya gagal total dan semua masalah krusial masih tertinggal di Desmosedici. Sebuah PR besar yang harus dikerjakan sendiri oleh pabrikan yang bermarkas di Bologna tersebut. Dana yang sangat besar juga telah dihabiskan oleh Ducati hanya untuk mendapatkan seoarang Valentino Rossi. Tetapi untungnya Ducati masih bisa bernafas lega karena mereka masih memiliki Audi yang siap menyokong mereka dari belakang.

    KOMENTAR