Home MotoGP Derungan Mesin Suzuki inline 4-silinder Benar-benar Mirip Seperti Yamaha YZR-M1

    Derungan Mesin Suzuki inline 4-silinder Benar-benar Mirip Seperti Yamaha YZR-M1

    SHARE

    Paddock Tim Suzuki di Twin Ring Motegi (Suzuki Inline 4-Cylinder) - Foto 2/7
    Paddock Tim Suzuki di Twin Ring Motegi (Suzuki Inline 4-Cylinder) – Foto 2/7

    Twin Ring Motegi, Mesinbalap.com – Hampir semua orang yang berada di sirkuit Motegi Jepang akhir pekan ini sepakat bahwa derungan mesin Suzuki inline 4-cylinder (4-silinder segaris) benar-benar mirip seperti suara mesin Yamaha YZR-M1 yang juga menggunakan konfigurasi mesin serupa.

    Suzuki benar-benar sudah klop untuk menggunakan mesin berkapasitas 1000cc dengan konfigurasi 4-silinder segaris daripada menggunakan V4. Konfigurasi mesin seperti ini juga dapat kita temukan pada motor prototype lainnya seperti Yamaha YZR-M1 dan Kawasaki ZX-RR 800cc dan 1000cc. Selain itu, motorsport produksi massal seperti Honda CBR1000RR, Kawasaki Ninja ZX10R dan Yamaha YZF-R1 juga menggunakan konfigurasi serupa.

    Para petinggi Suzuki Jepang tampaknya sudah benar-benar jenuh dengan tingkat kompetitifitas mesin berkonfigurasi V4 yang telah mereka gunakan pada Suzuki GSV-R 800cc sejak tahun 2007 sampai 2011, dimana regulasi mesin 800cc dimulai di MotoGP.

    Terbukti, Suzuki nyaris kesulitan tampil kompetitif di MotoGP menggunakan mesin V4 pada GSV-R 800. Pabrikan Jepang tersebut mengakui bahwa mesin V4 sering menimbulkan masalah pada GSV-R, makanya mereka mencoba beralih ke inline 4-cylinder. Bahkan, saking tidak kompetitif-nya mereka akhirnya memutuskan untuk keluar dari MotoGP pada tahun 2012 yang lalu.

    Berbanding terbalik dengan Suzuki, Honda justru tampil sangat kompetitif dengan mesin berkonfigurasi “V” sejak regulasi mesin 4-stroke digulirkan di MotoGP sekitar tahun 2000an sampai saat ini. Honda menggunakan konfigurasi V5 pada mesin RC211V dan V4 pada RC212V sampai RC213V saat ini.

    Berbicara tentang hasil tes Motegi akhir pekan ini, kondisi cuaca sirkuit Twin Ring Motegi pada dua hari tes pertama berada dalam kondisi yang sangat baik dengan kondisi trek yang kering dan memiliki kelembaban 35 persen dengan suhu 28 derajat celcius. Namun, Randy de Puniet tampil cukup mengesankan dengan best time 1 menit 47,000 detik di sirkuit Motegi yang notabena merupakan miliknya Honda.

    Pasalnya hasil ini sama dengan pencapaian test rider Honda yakni Takumi Takahashi yang juga menguji coba RC213V di Twin Ring Motegi dengan best time 1 menit 47,000 detik. Bahkan, hasil ini 220 detik lebih cepat daripada test rider Yamaha yang menggeber YZR-M1 di Motegi dengan best time 1 menit 47,220 detik.

    Terlepas dari hasil diatas, Suzuki belum mempublikasikan hasil tes tersebut secara resmi ke media dan hanya beberapa orang saja di Motegi yang mengetahui hasil tes private ini. Sayangnya, Suzuki juga belum merilis rincian spesifikasi lengkap dari prototype baru ini dan mereka hanya mengungkapkan bahwa motor tersebut akan menggunakan mesin inline 4-silinder.

    Keterangan lebih lengkap dapat kita korek ketika Suzuki bergabung dengan tim-tim lainnya pada tes resmi MotoGP pada 17 Juni mendatang, tepatnya setelah seri MotoGP Catalunya digelar di Barcelona pada hari Minggu 16 Mei 2013. Hal ini juga untuk mengetahui seberapa besar tingkat kompetitifitas mesin baru Suzuki jika disandingan dengan motor-motor prototype lain-nya.

    Mantan manajer Valentino Rossi di Yamaha yakni Davide Brivio telah menandatangani kontrak kesepakatan dengan Suzuki untuk menjalankan tim Suzuki MotoGP pada tahun 2014 mendatang. Bagaimanapun, Cal Crutchlow jelas akan menjadi kandidat terkuat untuk menghuni salah satu slot kosong di Tim Suzuki MotoGP, sementara Randy de Puniet digadang-gadang bakal menjadi rekan setim-nya. So, kita tunggu saja tanggal mainnya. :D

     
    Galeri:

    KOMENTAR