Home MotoGP Tes Catalunya: Performa Prototipe Suzuki 1000cc Sudah Lumayan! Apa Rahasia Dibalik Inline-Four...

    Tes Catalunya: Performa Prototipe Suzuki 1000cc Sudah Lumayan! Apa Rahasia Dibalik Inline-Four Engine?

    SHARE

    Randy De Puniet - Suzuki MotoGP
    Randy De Puniet – Suzuki MotoGP

    Catalunya, Mesinbalap.comSuzuki unjuk gigi pada tes MotoGP Catalunya kemarin bersama dengan beberapa pabrikan lainnya untuk mengetahui seberapa besar tingkat kompetitifitas motor balap terbaru mereka. Digeber oleh Randy De Puniet, prototipe baru Suzuki yang menggunakan mesin 1000cc berkonfigurasi inline 4-cylinder mampu menempati posisi ke-8 dengan catatan waktu 1 menit 42,676 detik atau 0,772 detik lebih lambat dari Jorge Lorenzo yang menorehkan waktu tercepat 1 menit 41,904 detik.

    Hasil ini bisa dikatakan cukup bagus mengingat Suzuki mengembangkan motor baru ini dengan konfigurasi mesin yang berbeda dari mesin GSV-R 800 yang telah mereka tinggalkan sejak tahun 2012 lalu. Yup, inline four-cylinder bukan “V”, meskipun bisa saja Suzuki mengambil basis konfigurasi mesin dari GSX-R1000 ataupun sedikit mencontek konfigurasinya tetapi tetap saja GSX-R1000 adalah motor produksi massal Suzuki, bukan prototipe.

    So, bisa dibilang Suzuki mengembangkan prototipe baru ini mulai dari awal dan siapa yang bilang mencontek konfigurasi-nya Yamaha YZR-M1?? Gak mungkinlah, konfigurasi inline four-cylinder engine (mesin 4-silinder segaris) ini cukup familiar dalam dunia balap motor dan juga sangat banyak diaplikasikan ke motor produksi massal seperti Honda CBR1000RR, Yamaha YZF-R1, Suzuki GSX-R1000 dan Kawasaki Ninja ZX-10R.

    Bahkan, konfigurasi mesin 4-silinder segaris saat ini paling banyak diaplikasikan pada mobil yang menggunakan displacement hingga 2.4-liter alias 2400cc. Sementara batas maksimal yang umum pada penggunaan inline-four engine adalah pada mesin dengan displacement sekitar 2.7-liter (2700cc). Masih ingat ketika Kawasaki di MotoGP? Mereka juga menggunakan konfigurasi ini pada Ninja ZX-RR baik versi 1000cc maupun 800cc. Makanya output suara mesin dari knalpot Ninja ZX-RR ini mirip banget sama YZR-M1.

    Jadi penasaran akhirnya, apa sih alasan-nya kok banyak pabrikan mengaplikasikan layout 4-silinder segaris? Layout-nya simple, sederhana dan sangat ringkes, kurang lebih hal itulah yang bisa menjadi alasan penggunaan konfigurasi ini. Meskipun layout-nya sederhana, tapi konfigurasi ini katanya bisa menimbulkan getaran yang lebih buruk pada mesin ketika powernya ditingkatkan. Makanya mesin yang lebih poweful (bertenaga) sangat jarang pakek layout inline-four, tetapi menggunakan lebih dari 4-silinder dengan desain lebih kompleks. Udah segini dulu ceramahnya, ntar malah kepanjangan artikelnya. :D

    Nobuatsu Aoki - Suzuki MotoGP
    Nobuatsu Aoki – Suzuki MotoGP

    Kembali ke Suzuki, bagaimanapun Suzuki masih berada dibawah Tim Aspar CRT pada tes Catalunya kemarin. Aleix Espargaro (Aspar CRT) mencatatkan 1 menit 42,537 detik, tepat dibelakang Rossi yang meraih 1 menit 42,513 detik. Kalo dipikir-pikir, gak jelek-jelek amat hasil tes Suzuki kemarin, maklum kan baru satu kali ini ikut tes gabungan dengan tim lainnya.

    “Saya puas karena tes pertama di Motegi cukup baik dan sekarang kita berada di trek GP, dengan sebagian besar pengendara lain dan menyelsaikannya dalam kondisi yang sama. Tetapi kita bisa lebih cepat jika kita memiliki satu hari lagi. Lagi pula, itu awal yang baik karena kita sekarang pergi ke Aragon untuk melakukan tes dua hari, jadi saya sangat berharap dapat melakukan pekerjaan yang sama dan memiliki perasaan yang sama dengan motor”, kata Randy de Puniet usai Tes Resmi MotoGP Catalunya kemarin.

    Kabar baru lainnya, Yamaha memasang tangki bahan bakar baru pada YZR-M1 geberan Lorenzo yang katanya sih desain-nya lebih aerodinamis daripada tangki lama. Tapi anehnya lap time Lorenzo malah 0,34 detik lebih lambat daripada saat dia kualifikasi, ya 0,34 detik bukan masalah besar mungkin.

    Hasil Tes Resmi MotoGP Catalunya 2013:

    Pos  Rider             Team/Bike             Time       Gap       Laps
     1.  Jorge Lorenzo     Yamaha                1m41.904s            54
     2.  Nicky Hayden      Ducati                1m41.955s  + 0.051s  73
     3.  Stefan Bradl      LCR Honda             1m42.227s  + 0.323s  31
     4.  Andrea Dovizioso  Ducati                1m42.417s  + 0.513s  56
     5.  Cal Crutchlow     Tech 3 Yamaha         1m42.462s  + 0.558s  57
     6.  Valentino Rossi   Yamaha                1m42.513s  + 0.609s  57
     7.  Aleix Espargaro   Aspar Aprilia         1m42.537s  + 0.633s  63
     8.  Randy de Puniet   Suzuki                1m42.676s  + 0.772s  73
     9.  Andrea Iannone    Pramac Ducati         1m42.697s  + 0.793s  65
    10.  Bradley Smith     Tech 3 Yamaha         1m43.180s  + 1.276s  25
    11.  Michele Pirro     Pramac Ducati         1m43.784s  + 1.880s  70
    12.  Hector Barbera    Avintia FTR-Kawasaki  1m43.899s  + 1.995s  54
    13.  Colin Edwards     Forward FTR-Kawasaki  1m44.183s  + 2.279s  38
    14.  Karel Abraham     Cardion Aprilia       1m44.458s  + 2.554s  61
    15.  Danilo Petrucci   Ioda-Suter-BMW        1m44.477s  + 2.573s  49
    16.  Michael Laverty   PBM-Aprilia           1m44.547s  + 2.643s  53
    17.  Claudio Corti     Forward FTR-Kawasaki  1m44.794s  + 2.890s  56
    18.  Yonny Hernandez   PBM Aprilia           1m45.078s  + 3.174s  36
    19.  Lukas Pesek       Ioda-Suter-BMW        1m47.379s  + 5.475s  52

     

    PHOTO GALLERY:

    KOMENTAR