Home MotoGP Tabel Penggunaan Mesin MotoGP: Honda Oke, Yamaha Sesak Nafas, Ducati Santai Bro

    Tabel Penggunaan Mesin MotoGP: Honda Oke, Yamaha Sesak Nafas, Ducati Santai Bro

    SHARE

    Valentino Rossi - Yamaha Factory Racing
    Tokyo, Mesinbalap.com – Setengah musim telah berlalu dan gelaran Grand Prix Indianapolis akan dimulai dalam hitungan hari. Yamaha bagaimanapun telah menyelesaikan pengujian seamless-shift transmission dengan YZR-M1 di Brno beberapa hari yang lalu, juga Honda yang sukses mengeber pacuan 2014 bersama Casey Stoner sebagi test ridernya.

    Berkaca pada hasil sebelumnnya, kedua pabrikan Jepang cukup ketat dalam persaingan MotoGP tahun ini tetapi ada masalah besar yang seolah ditutup-tutupi oleh beberapa media. Meskipun Yamaha sudah menguji coba SSG-nya, namun alarm merah terus menerus berbunyi di garasinya karena borosnya penggunaan mesin prototipe YZR-M1.

    Seperti dikutip dari GPONE: peraturan MotoGP sebenarnya sangat ketat dalam hal mesin, tahun ini setiap pembalap MotoGP (bukan CRT) hanya memiliki 5 mesin untuk 18 seri dan jika ada pembalap yang menggunakn lebih dari 5 mesin maka resikonya adalah start dari pit lane. Itu penalti bung dan salah satu insiden tak terduga akan mengubah kartu di atas meja.

    Pabrikan yang bermarkas di Iwata “Yamaha” memegang resiko yang paling besar dibandingkan Honda dan Ducati. Seperti yang kami kupas tuntas sebelumnya, Yamaha sudah menghabiskan 4 mesin-nya sejauh ini. Masalahnya muncul di seri Catalunya (Barcelona) seperti yang dapat sampeyan lihat pada tabel alokasi penggunaan mesin, dimana salah satu mesin jatah Rossi dan Lorenzo harus ditarik dari alokasi dan terpaksa dikirim ke Jepang.

    Tabel Alokasi Mesin Yamaha M1 - Jorge Lorenzo
    Tabel Alokasi Mesin Yamaha M1 – Jorge Lorenzo

    Itulah mengapa Yamaha M1 tampak cukup kompetitif di awal musim saat meladeni laju Honda RC213V yang didukung SSG, ternyata performa mesin M1 ditingkatkan sekian derajat dalam rangka meladeni RCV sampai Yamaha menghabiskan jatah mesin. Limit, alarm merah akhirnya menyala di laboratorium Iwata karena terkecoh permainan awal musim yang disajikan oleh insinyur Honda di Tokyo.

    Sama seperti Yamaha, mesin ke-2 Ducati GP13 juga bermasalah tetapi di Sachsenring bukan Catalunya dan insinyur-nya dengan terpaksa menarik mesin tersebut karena tak dapat digunakan lagi (WFA). Sementara tak satupun mesin Honda RC213V bermasalah sampai saat ini, seperti yang dapat ente lihat pada gambar tabel, dimana tak satupun mesin Honda yang WFA alias ditarik dari alokasi.

    Tabel Alokasi Mesin Honda RC213V - Dani Pedrosa
    Tabel Alokasi Mesin Honda RC213V – Dani Pedrosa

    Ciri khas mesin Honda RCV selalu shut down otomatis alias mati ketika terjadi kecelakaan atau masalah lainnya dan ketika mau dihidupkan mesinnya pun susahnya minta ampun. Alasannya untuk keselamatan pembalap karena mesinnya sudah dijejali SSG dan juga mengurangi resiko kerusakan mesin sekecil apapun. Berbeda dengan Yamaha YZR-M1 yang masih bisa digunakan setelah terjadi kecelakaan atau joki-nya terjatuh. Beda pabrikan beda strategi.

    Gearbox seamless-shift Yamaha telah diuji coba oleh Rossi dan Lorenzo tetapi keduanya tidak yakin jika SSG bisa digunakan secepatnya pada pacuan-nya masing-masing apalagi di Indianapolis. Begitu juga dengan Lin Jarvis yang mengisyaratkan untuk mulai menggunakannya di akhir musim ini. Sudah jelas alasannya adalah karena mesin 4-silinder segaris M1 diambang batas penggunaan dan harus ngirit bung biar awet.

    Tabel Alokasi Mesin Ducati GP13 - Dovi
    Tabel Alokasi Mesin Ducati GP13 – Dovi

    Daya tahan mesin saat ini harus menjadi prioritas penting Yamaha, bukan SSG karena SSG secara teknis menuntut putaran mesin/rpm lebih tinggi. Setiap perpindahan gigi akan terjadi pada rpm tinggi karena mulus tak ada jeda sama sekali, seperti ciri khas asli girboks ini. Namun SSG-nya YZR-M1 terlihat masih kurang greget dibanding milik RCV, mungkin karena basis mesinnya sudah beda, Honda pakek V4 engine dan Yamaha mengadopsi inline 4-cylinder.

    Pada 2011 yang lalu, Stoner cukup menggunakan 5 unit mesin RC212V dari 6 alokasi mesin yang tersedia untuk ngasapin rider-rider Yamaha. So, mampukah Lorenzo maupun Rossi memegang title juara dunia dengan menggunakan hanya 5 mesin saja? Sementara kalender MotoGP 2013 telah berjalan 9 seri dan menyisakan 9 seri lagi kedepan. Tetapi Yamaha sudah menggelontorkan mesin ke-4 nya (1 mesin WFA), sementara Honda baru saja menggunakan mesin ke-3 nya di Sachsenring dan Laguna Seca (Marquez-Pedrosa) dan Ducati juga menggunakan mesin ke-3 nya (1 mesin WFA/bermasalah).

    Lihat tabel lengkap alokasi penggunaan mesin pada gambar dibawah:

    KOMENTAR