Home MotoGP Misano, Italia Jelang MotoGP Misano 2013: Yamaha Khawatir Jika Honda Menggaet Lorenzo

    Jelang MotoGP Misano 2013: Yamaha Khawatir Jika Honda Menggaet Lorenzo

    SHARE

    Lorenzo vs Marquez - MotoGP Silverstone
    Italia, Mesinbalap.com – Perpanjangan kontrak Jorge Lorenzo akan menjadi prioritas nomor satu bagi Yamaha di masa depan. Pabrikan Iwata tersebut khawatir jika rivalnya sesama Jepang yakni Honda mencoba mendekati Lorenzo sekali lagi dan menawarkan kontrak menggiurkan disamping paket sempurna kuda besi RC213V.

    Yamaha takut jika Honda bertujuan menggandengkan Lorenzo dengan Marc Marquez dalam rangka untuk menjadi tim raksasa Spanyol pada tahun 2015 mendatang, demikian menurut laporan MCN. Bagaimanapun, Lorenzo adalah satu-satunya pembalap Yamaha yang secara konsisten mampu bersaing dengan para pembalap Honda di barisan depan. Meskipun Valentino Rossi kembali ke Yamaha, Lorenzo tetap menjadi aset paling berharga bagi Yamaha.

    Juara dunia MotoGP dua kali ini membuktikan di seri Silverstone minggu lalu bahwa dia mampu bersaing dengan rider RCV. Hingga berbuah manis podium pertama setelah meng-overtake Marquez di tikungan terakhir sirkuit Silverstone yang merupakan kemenangan keempatnya sepanjang musim ini setelah mengalami cidera. Dengan paket YZR-M1 yang sama, dia mampu mengungguli Rossi yang balik ke Yamaha tahun ini.

    Lorenzo adalah salah satu rider paling setia kepada Yamaha, dia belum pernah pindah ke pabrikan manapun sejak tahun 2008 silam tetapi diam-diam HRC adalah pengagum lamanya. Rumor hengkangnya Lorenzo dari Yamaha dan pindah ke Repsol Honda adalah tahun lalu saat Stoner memutuskan akan pensiun dini. Untuk memproteksi Lorenzo, Yamaha diam-diam sudah melakukan negosiasi dengan Lorenzo perihal kontraknya dan Yamaha berharap Lorenzo mau memperpanjang hingga tahun 2015-2016.

    Jorge Lorenzo - Yamaha Factory Racing

    Lin Jarvis dengan tegas menolak memberikan konfirmasi mengenai negosiasi yang sedang berlangsung antara dirinya, Yamaha dan Lorenzo. Namun demikian, Jarvis mengungkapkan bahwa Lorenzo sangat berharap ada sebuah tawaran segar dari HRC saat kontrak semua pembalap papan atas habis masa kontraknya pada akhir musim depan.

    “Kami mengakui kemampuan Jorge (Lorenzo) dan dalam pikiran saya dia masih pembalap yang paling komplit di MotoGP. Marc (Marquez) mungkin adalah pembalap yang paling menarik tapi dia baru saja memulai karirnya dan dia melakukannya dengan sangat sensasional. Tentu saja, kami ingin tetap mempertahankan Jorge (Lorenzo) meskipun kami tahu bahwa Honda ingin mendominasi dan saya tidak akan terkejut jika Honda ingin mengambil Marc dan Jorge”, ungkap Lin Jarvis selaku Bos Yamaha MotoGP.

    Bahaya!! Mungkin itu yang ada dibenak pikiran Jarvis selama ini, makanya pak bos ngotot dan melakukan segalanya hanya untuk Lorenzo agar dia gak pindah ke lain hati. Tahun lalu, tawaran yang disodorkan Honda kepada Lorenzo pun sangat menggiurkan hingga Lorenzo sempat terpincut. Tetapi pada akhirnya Lorenzo lebih memilih tinggal di Yamaha dengan masa kontrak 2013-2014, kata Lorenzo juga untuk menghormati jasa Yamaha dalam membesarkannya.

    Head to Head Lorenzo vs Marquez - MotoGP Silverstone

    Sekarang tanggung jawab ada di pihak Yamaha untuk mengembangkan mesin YZR-M1 agar mampu mengalahkan Honda RC213V, karena itu adalah satu-satunya cara untuk menyakinkan Lorenzo agar dia tetap tinggal di Yamaha. Honda memang sangat mendominasi sepanjang musim ini, sudah gak ada yang namanya sirkuitnya Yamaha ataupun Honda karena kedu besi RC213V berkali-kali mematahkan klaim Yamaha di sebuah sirkuit yang katanya sangat cocok dengan YZR-M1.

    Namun, Lin Jarvis memberikan komentar bahwa target Yamaha sebenarnya dalam mengembangkan M1 bukanlah untuk membujuk Lorenzo supaya mau menandatangani kontraknya tapi untuk memenangkan race dan kejuaraan.

    “Saya pikir Jorge (Lorenzo) masih ingin menunggu untuk mengetahui sejauh mana level antara Honda dan Yamaha pada awal musim 2014. Kemudian kami akan melihat apakah dia (Lorenzo) memiliki keyakinan di Yamaha, juga investasi dan kemampuan dalam mengembangkan motor agar menjadi kompetitif dan tantangan tersendiri untuk meraih kemenangan. Target kami dalam mengembangkan motor bukanlah untuk membujuk Jorge supaya menandatangani kontraknya, tetapi untuk memenangkan balapan dan kejuaraan. Jika kami memenangkan kejuaraan tahun ini, kami akan berada dalam posisi yang lebih baik, tidak peduli apakah itu Lorenzo, Rossi atau siapapun”, tutup jarvis.

    KOMENTAR