Home MotoGP Misano, Italia Jelang MotoGP Misano 2013: Yamaha Nekat Pakai Seamless-Shift Gearbox di Misano, Semakin...

    Jelang MotoGP Misano 2013: Yamaha Nekat Pakai Seamless-Shift Gearbox di Misano, Semakin Ngacirkah atau Nyengir?

    SHARE

    Yamaha YZR-M1 Lorenzo
    San Marino, Mesinbalap.com – Duo rider Yamaha bringah bukan main, pasalnya YZR-M1 bakal menggunakan gearbox seamless-shift di race Misano akhir pekan ini. Yamaha memang ketinggalan hampir tiga tahun dari kedua rivalnya baik Honda maupun Ducati dalam mengembangkan gearbox semacam ini. Lorenzo sudah menderita terkena sengatan lebah RCV sejak 2011 silam, makanya doi senengnya bukan main saat girboksnya siap.

    SSG bukanlah perangkat macam “NOS” yang bikin motor ngacir duluan saat tuas gas ditarik, tapi ada rahasia tersembunyi disana yang bikin rider-rider Honda tahan banting sampai lap-lap akhir. Intinya motor menjadi lebih stabil karena perpindahan giginya lebih halus, itu salah satu keuntungannya, manfaat besar lainnya bisa agan simak pada artikel sebelumnya, bisa dibaca disini.

    “Gearbox ini akan ada di sini besok. Saat kami mencobanya di Brno saya tersenyum karena tak merasakan penurunan performa ketika melakukan perpindahan gigi. Mirip seperti anda menggunakan transmisi otomatis. Mungkin titik dimana anda paling bisa merasakan manfaat itu ketika menaikkan gigi di sektor tanjakkan. Normalnya motor akan goyang ketika anda melakukan ini, tetapi tidak dengan seamless”, ujar Lorenzo kemarin di Misano.

    Entah, ini strategi Yamaha yang diskenariokan sejak awal musim atau hanya strategi nekad belaka dalam rangka untuk mengejar ketertinggalan poin duo Yamaha factory dari rider-rider Honda yang mantap memimpin klasemen sementara 1-2. Sebelumnya, Yamaha dirumorkan menggunakan gearbox ini hanya dalam tiga race terkahir, mengingat resiko kerusakan mesin yang mungkin bisa terjadi, katanya.

    Yamaha M1 Rossi

    Bagaimanapun, seamless-shift gearbox adalah salah satu perangkat yang harus dimiliki Yamaha untuk melawan dominasi Honda, sama-sama dari Jepang so duelnya di lintasan gak mungkin pakai buldoser atau tank. :D Namun, Rossi pernah sedikit pesimis bahwa tidak cukup hanya SSG saja, Yamaha harus terus mengembangkan YZR-M1 karena ada banyak sektor kelemahan M1 dibanding RC213V. Ini yang bilang Rossi, bukan bapak saya. :D

    “Kami sangat senang. Yakin itu penting bro, terutama di sini di Misano di mana anda akan menggunakan lebih banyak peran gearbox. Kami berharap ini akan menjadi keuntungan bagus buat kami saat mencoba bertarung melawan Honda. Ini lebih pada penyempurnaan saja saat berpacu, bukannya waktu lap. SSG akan memberi kami setengah-detik per lap, tapi itu adalah bantuan besar saat race berlangsung, menggeber motor hingga lmit tanpa ada kesalahan”, ujar Om Rossi yang bakal membalap dikandangnya akhir pekan ini.

    Soal desain gearbox, Yamaha kabarnya bikin rancangan sendiri hingga memakan waktu bertahun-tahun, ya jelas daripada kena pelanggaran hak cipta atau copyrights paten SSG-nya Honda. Beberapa bulan setelah pengenalan seamless-shift gearbox buatan Honda, mulailah Ducati merancang SSG versi mereka sendiri yang memang tak butuh waktu lama bagi mereka tapi naas hasilnya tak kunjung kompetitif juga, saat Rossi masih membelanya.

    M1 Lorenzo, Brno Ceko

    “Gearbox ini benar-benar baru bagi kami, sebuah sistem yang dirancang Yamaha. Setelah tes Brno, kami pikir perlu melakukan beberapa perbaikan sebelum digunakan dalam balapan. Anda selalu menghadapi resiko, tapi kami ingin lebih menyempurnakannya sampai sekarang”, ceplos Lin Jarvis selaku managing director Yamaha Factory Racing.

    Jarvis menambahkan bahwa dalam mengaplikasikan SSG ini Yamaha tidak akan menunggu sesi uji coba yang digelar hari Senin mendatang alias ini nekad, karena menurutnya Yamaha harus mengejar ketertinggalan poin dari Honda. Perangkat apapun akan digunakan Yamaha (jika tersedia) untuk melawan Honda dalam enam balapan terakhir, karena situasinya gawat darurat menurut penuturan Mr.Jarvis Sukoco.

    “Jika itu sudah siap digunakan tes pada hari Senin, pastinya itu juga siap untuk akhir pekan ini. Ada ketertinggalan poin dari Honda sob dan kami perlu menggunakan apa pun yang ada untuk menantang mereka dalam enam balapan terakhir”, tambah Jarvis. So, sebagai penonton kita tunggu saja hasilnya, soal kompetitif atau tidak itu hanya Tuhan yang tahu. Jangan bikin “KONTROVERSI HATI” daripada kena “KUDETA”. :D

    KOMENTAR