Home MotoGP Aragon, Spanyol Jelang MotoGP Aragon 2013: Marquez & Pedrosa Harus Start Lebih Cepat dari...

    Jelang MotoGP Aragon 2013: Marquez & Pedrosa Harus Start Lebih Cepat dari Lorenzo

    SHARE

    Marc Marquez - Repsol Honda
    Mesinbalap.com – Wakil Presiden HRC Shuhei Nakamoto mendorong kedua ridernya baik Marquez maupun Pedrosa untuk start lebih cepat dari Lorenzo pada race MotoGP Aragon akhir pekan ini. Nakamoto tak percaya bahwa dengan hanya bermodal ubahan set-up mesin RCV bisa menggampar ular berbisa Black Mamba milik Lorenzo. Lha Rossi apa gak diperhitungkan Om??

    Akhir-akhir ini Lorenzo memang kerap menerapkan strategi start cepat pergi duluan, sebelumnya gaya seperti ini sudah lebih dulu dipakai oleh Pedrosa. Tapi akhirnya Pedrosa mengubah gaya balapnya lantaran dia selalu kehabisan kompon ban dalam waktu cepat. Strategi Lorenzo di Misano yang lalu dinilai memang ciamik, tanpa lawan berarti.

    Hanya tiga lap tersisa Lorenzo mampu membuat GAP sekitar 2 detik dari kedua rivalnya di Repsol Honda. Dengan lima seri MotoGP 2013 yang tersisa, kini Lorenzo tertinggal 34 poin dari Marquez tapi dia mengoleksi total poin yang sama seperti Pedrosa. Di Misano lalu, Pedrosa merasakan grip ban samping yang kurang mumpuni, sementara Marquez kurang pede tiap kali akan masuk ke tikungan karena penuhnya tangki bahan bakar RCV nya.

    Namun, Nakamoto yakin bahwa keduanya harus bisa lebih cepat jika ingin melawan kecepatan awal Lorenzo, seperti strategi yang diterapkan oleh SToner ketika masih di Honda. Stoner juga terkenal dengan trik start cepatnya dan rasa pede-nya dalam menggunakan ban Bridgestone yang masih dingin sejak bendera start dikibarkan. Sebelumnya, hanya Stoner satu-satunya pembalap yang mampu melakukan hal seperti ini, bahkan ketika dia masih berada di Ducati.

    “Pembalap Honda harus mampu mencoba sesuatu yang berbeda karena Casey (stoner) mampu melakukan hal ini. Dia (stoner) bisa cepat sejak start dimulai, jadi ini bukanlah soal mesin tetapi lebih pada cara balapnya saja. Mereka harus memberikan banyak serangan pada tiga lap pertama. Pemenang Misano adalah Jorge, bukan Yamaha”, komentar Nakamoto selaku wakil presiden HRC.

    KOMENTAR