Home MotoGP Aragon, Spanyol Lorenzo: Kami Telah Menggunakan Mesin Kelima dan Jatah Terakhir

    Lorenzo: Kami Telah Menggunakan Mesin Kelima dan Jatah Terakhir

    SHARE

    Lorenzo - Aragon Race
    Aragon, MESINBALAP.com – Jelang race Aragon kemarin, tersebar isu bahwa kubu Yamaha mulai menggunakan unit mesin ke-5 nya pada sesi kualifikasi dan race. Dan benar saja, usai balapan Lorenzo membenarkan jika timnya sudah mencangkokkan jatah mesin kelimanya pada pacuan M1 miliknya untuk digunakan sampai akhir musim ini.

    “Kami telah menggunakan mesin kelima dan terakhir, sehingga mesin tersebut tidak dapat diperbaiki lagi. Kami hanya bisa memperbaiki sasis dan suspensinya, doakan saja agar mendapatkan beberapa keajaiban. Ini situasi yang sulit, kami harus berkonsentrasi untuk memenangkan balapan”, ujar Lorenzo usai race Aragon.

    Berbekal mesin baru saja tak cukup menurutnya, Lorenzo berjuang habis-habisan untuk melawan Marquez di ronde ke-14 MotoGP Aragon kali ini. Strategi start cepat pergi duluan ternyata tak mempan di Aragon. Seperti biasa, taktik jitu ini sejak start dipakai Lorenzo hingga membuat GAP 1 detik lebih plus GAP tambahan saat insiden high-side Pedrosa sekitar 2 detik.

    “Taktik saya adalah start dengan baik dan membuat GAP seperti yang saya lakukan pada balapan terakhir. Saya bisa membuat GAP satu detik di awal tapi kemudian Marc lebih cepat. Ketika dia mengejarku, saya menutup throttle untuk menyimpan energi sampai akhir. Kemudian dia melewati saya dan mencoba untuk pergi. Saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk mengejarnya tapi itu sungguh mustahil”, lanjut Lorenzo.

    Hanya dalam waktu sekitar 2 detik itu, Marquez mampu mengejar Lorenzo sekaligus sebagai penebus kesalahan-nya setelah insiden jatuhnya rekan setimnya. Adu teknologi SSG pun dimulai, Marquez diatas RC213V tampak lebih cepat dan anteng di sektor akselerasi dan pengereman dibandingkan dengan M1 Lorenzo. Dalam keadaan tertekan, Lorenzo menoleh kebelakang dan tak taunya Marquez sudah ada tepat dibelakangnya.

    Rider berplat nomor #99 ini tak menyerah begitu saja, Lorenzo berusaha mengejar si joki RCV sampai beberapa lap, dan baru menyerah di lap-lap akhir. Di race Aragon kali ini, hanya Lorenzo satu-satunya pembalap Yamaha yang mampu melawan Marquez dibarisan depan, pasalnya GAP antara Rossi dengan Marquez terpaut 12,9 detik lebih dan Lorenzo hanya 1,3 detik.

    “Hari ini dia lebih cepat dari saya, jadi tak ada dalih lagi. Kami harus mengucapkan selamat kepadanya dan sekarang kami berkonsentrasi untuk balapan berikutnya. Sekarang kejuaraan ini menjadi lebih sulit dibandingkan sebelum balapan. Namun, kami akan memperjuangkannya sampai akhir dan kami akan berusaha meraih kemenangan balapan sebanyak mungkin”, tutup Lorenzo dengan semangat #99. ;)

    KOMENTAR