Home MotoGP Aragon, Spanyol Pedrosa Geram “Saya Seharusnya Bisa Menang”! Marquez Pun Minta Maaf

    Pedrosa Geram “Saya Seharusnya Bisa Menang”! Marquez Pun Minta Maaf

    SHARE

    Foto Pedrosa HighSide (Dok, Crash.net)
    Spanyol, MESINBALAP.com – Nasib sial yang dialami Dani Pedrosa tak dapat terhindarkan di seri Aragon kemarin. Insiden high-side tersebut membuat Pedrosa harus out dari sirkuit dan pulang tanpa membawa poin sedikit pun. Pantas saja Pedrosa geram bukam main, mengingat gelaran MotoGP Aragon kali ini bertepatan dengan ulang tahun-nya ke-28.

    “Apakah saya harus menerima permintaan maaf dari Marc? Pasti, tapi itu sudah tidak berguna. Seseorang mencoba, kemudian meminta maaf. Kata-kata yang selalu datang terlambat. Kita semua bisa lebih agresif jika kita ingin, tapi ada banyak pembalap di trek”, kata Pedrosa sambil menahan kekecewaan-nya.

    “Marc terlalu agresif, saya mendengar senggolan itu tapi saya pikir saya menyentuh knalpot. Saya menyadari jika kontrol traksi tidak bekerja ketika saya terlempar ke udara. Saya bisa melakukan apa pun untuk mencegah jatuh, dokter telah mengobati rasa sakit di paha, pinggul dan punggung bawah. Besok akan menyakitkan, tapi bisa saja lebih buruk karena jatuhnya cukup keras”, tambahnya.

    Masalah ini kabarnya masih terus diinvestigasi oleh Race Direction MotoGP dan belum bisa diputuskan dalam waktu cepat. Kubu HRC pun masih mencoba mendamaikan keduanya dan menyelidiki kasus ini secara hati-hati agar tidak muncul perkataan pilih kasih dari kubu Pedrosa maupun Marquez. Di Silverstone, Marc terkena pinalti dua poin saat dirinya tergelincir dan hampir menghantam Crutchlow yang juga ndlosor.

    “Saya tidak ceroboh, saya membalap dengan baik dan saya merasa yakin. Saya minta maaf atas apa yang terjadi pada Dani, dia adalah rekan satu tim saya. Hal yang sangat aneh terjadi dan saya segera menyadari bahwa ada yang tidak beres ketika saya melihat dia terjatuh”, sahut Marquez sembari meminta maaf kepada Pedrosa.

    Pedrosa HighSide MotoGP Aragon 2013 (Dok, Crash.net)Rookie Honda ini melanjutkan, “Setelah balapan Misano, saya berujar pada diriku sendiri bahwa saya akan lebih memperhatikan bagian rem karena saya seringkali keliru. Tapi di sini situasinya berbeda, saya disalahkan, tapi itu hanya kesalahan kecil dan senggolan ringan.”

    Soal hukuman untuk Marquez, Pedrosa memilih tak ambil pusing dan menyerahkannya kepada race direction MotoGP mengenai kemungkinan pinalty untuknya. Pedrosa benar-benar kecewa karena dia yakin bisa menang di Aragon kali ini.

    “Ini bukan pekerjaan saya dan keputusan bukan ditangan saya. Kami sudah membahasnya, wajar kalau pertimbangan mereka mungkin berbeda dari pembalap yang bersangkutan. Dalam balapan ini seharusnya saya bisa menang, bukannya pulang dengan membawa poin nol”, tutup Pedrosa dengan raut wajah kecewa.

    Dokumentasi foto: Crash.net

    KOMENTAR