Home MotoGP Stoner: Marquez Harus Bisa Menghormati Pembalap Lain

    Stoner: Marquez Harus Bisa Menghormati Pembalap Lain

    SHARE

    Casey Stoner
    MESINBALAP.com – Insiden jatuhnya Pedrosa di GP Aragon yang melibatkan Marquez menuai banyak respon dari berbagai pihak sepeti Stoner misalnya. Pembalap asal negeri Kanguru ini menilai bahwa Marquez harus lebih bisa menghormati pembalap lainnya. Maksud Stoner ini mungkin Marc harus mengubah sedikit gaya balap yang dinilainya terlalu agresif.

    “Saya hanya menonton sedikit cuplikan GP Aragon dan saya lebih memilih tidak berkomentar. Saya sangat menghormatinya (Marquez) tapi tahun ini saya kurang respek kepada orang-orang yang ada disekelilingnya (Dorna Sport/FIM). Hal yang paling saya yakini adalah lebih banyak menghargai antar pembalap”, komentar Stoner kepada Gazzetta dello Sport.

    Stoner mengilustrasikan bahwa Marquez memiliki karir seperti Rossi, tetapi rookie MotoGP tersebut harus lebih bersikap bijaksana dan banyak belajar dari berbagai insiden yang terjadi tahun ini.

    “Marc memiliki karir seperti Valentino, saya telah mengamatinya di masa lalu dan juga apa yang dia lakukan sekarang. Tetapi dia harus lebih bijaksana karena dia mengalami banyak insiden tahun ini, hampir melibatkan banyak pembalap lain”, lanjut Stoner.

    Meski demikian, mantan rider Repsol Honda tersebut yakin jika Marquez mampu mengunci title juara dunia MotoGP sebagai seorang rookie tetapi harus bisa menaruh rasa hormat kepada para rival-nya. Misalnya ketika bertemu Pedrosa di paddock, maka Marquez harus hormat didepannya atau membunyikan klakson sebelum menyalip Lorenzo. Baru tau kalau di balap MotoGP sekarang ada klaksonnya? :D

    “Marc harus lebih tenang dan kuat. Dia pasti akan memenangkan gelar juara dunia, tetapi harus lebih menghargai pembalap lainnya. FIM harus mengambil keputusan yang sulit, meskipun biasanya mereka menghindari keputusan yang tak nyaman”, kata Stoner lagi.

    Stoner sempat dirumorkan bakal balik ke MotoGP tahun depan, menyusul keputusannya untuk pensiun dari balap V8 supercar pada akhir tahun ini. Ayah satu anak ini memilih diam tak berkomentar mengenai berbagai rumor tersebut.

    “Saya menikmati setiap rumor yang mereka katakan mengenai masa depan saya. Saya pribadi memilih tidak berkomentar”, tutup Stoner.

    KOMENTAR