Home MotoGP Marquez Hanya Perlu 62 Poin untuk Juara tapi Didenda 100,000 Euro

    Marquez Hanya Perlu 62 Poin untuk Juara tapi Didenda 100,000 Euro

    SHARE

    Marquez vs Lorenzo - MotoGP Aragon 2013MESINBALAP.com – Secara matematis, debutan MotoGP Marc Marquez hanya perlu mengoleksi 62 poin tambahan dalam empat balap terakhir musim ini untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP pertamanya sebagai seorang rookie. Andaikan itu terjadi, maka bocah ajaib ini akan menjadi rookie MotoGP pertama yang menyabet juara dunia di kelas premier setelah era Kenny Roberts pada tahun 1978.

    Saat ini rider Repsol Honda tersebut kokoh memimpin klasemen sementara dengan total 278 poin dan unggul 39 poin dari Jorge Lorenzo yang berada diposisi ke-2 dengan total poin 239. Seandainya semua podium disapu Lorenzo dalam empat race terakhir, maka total poinnya diklasemen akhir menjadi 339 poin (239 + 100 = 339). Nah, cukup dengan 62 poin tambahan (278 + 62 = 340), bocah ajaib itu bakal jadi juara dunia dengan selisih 1 poin dari Lorenzo.

    Tapi ini kalkulasi matematis paling mudah, dimana Marquez hanya perlu finish di podium ke-3 dalam empat balapan terakhir dan dia akan mendapatkan 64 poin tambahan (16 x 4 = 64). Dengan demikian, Marquez masih unggul 3 poin jika finish di posisi ke-3, meski Lorenzo menyapu semua podium dalam empat race akhir. Prediksi ini bisa berubah drastis andaikan Lorenzo maupun Marquez mengalami cidera hingga memaksa salah satunya harus absen.

    Marc Marquez, Aragon

    Masalah internal di kubu Honda sendiri menimbulkan ancaman hukuman bagi Marc Marquez setelah dirinya dinilai terlalu agresif dan menjadi biang keladi terjatuhnya Pedrosa di race Aragon akhir pekan lalu. Menurut Suppo, Race Direction MotoGP seharusnya hanya menjatuhkan denda sekitar 5,000-100,000 Euro kepada Marquez, mengingat insiden Aragon tersebut merupakan masalah internal di kubu Honda yang hanya melibatkan Pedrosa dan Marquez, tak melibatkan pembalap lain.

    “Saya berharap di Sepang nanti, Race Direction tidak menjatuhkan sanksi apapun kepadanya. Saya hanya tak ingin dia menghadapi kejuaraan ini dengan tekanan yang begitu besar. Padahal solusinya cukup sederhana, Race Direction hanya perlu menjatuhkan denda. Bukan denda 5,000 Euro, tapi 100,000 Euro sudah bisa menjadi solusi”, ujar Livio Suppo.

    Meski ancaman pinalti masih membayangi Marquez, namun Lorenzo juga sedang diliputi kekhawatiran karena jatah mesin terakhirnya sudah mulai digunakan sejak seri Aragon yang lalu. Tak hanya Lorenzo, masalah yang sama juga menghinggapi Rossi dan dua rider satelit Yamaha Tech 3. Mesin tersebut menurut Lorenzo tak bisa diperbaiki lagi dan harus dia gunakan sampai akhir musim ini. Kecuali sasis dan suspensi, yang masih diperbolehkan untuk diperbaiki.

    KOMENTAR