Home MotoGP Sepang, Malaysia Lorenzo Tak Terima Marquez Hanya Dijatuhi Satu Poin Pinalty

    Lorenzo Tak Terima Marquez Hanya Dijatuhi Satu Poin Pinalty

    SHARE

    Lorenzo-Marquez Konfrensi Pers Sepang 2013
    Sepang, MESINBALAP.com – Jorge Lorenzo mengkritik keputusan Race Direction dalam memberikan pinalty satu poin terhadapa Marc Marquez. Pembalap Yamaha tersebut menilai bahwa Marquez seharusnya mendapat sanksi dua poin pinalty, sehingga membuatnya start dari posisi paling buncit saat balapan.

    Seperti yang kita ketahui, pinalty poin atau apapun namanya bukanlah pengurangan poin dalam klasemen MotoGP tapi lebih menitik beratkan pada hukuman. Misalnya 4 poin pinalti maka pembalap harus start dari belakang, 7 poin start dari pitlane dan totaal 10 poin dilarang ikut balapan.

    Dan dalam kasus ini, Lorenzo juga sempat membandingkan antara sanksi poin yang diterima Marquez di Silverstone dan Aragon dengan insiden senggolan Jerez pada awal musim ini.

    “Saya masih berpikir bahwa Marc seharusnya sudah dihukum, setidaknya beberapa poin pinalty”, kata Lorenzo dengan nada kesal dalam sebuah video eksklusif yang diunggah ke Youtube oleh Dorna Sport kemarin.

    Tiga poin pinalty bagi Marquez merupakan peringatan terakhir baginya, namun yang paling dirugikan justru Honda karena 25 poin konstruktor miliknya dicabut oleh Race Direction.

    Lorenzo bisa jadi merasa insiden senggolan di Jerez tersebut tidak digubris sama sekali oleh Dorna tapi yang pasti insiden tersebut sama persis seperti yang terjadi di Jerez pada 2005 silam antara Rossi dan Gibernau. Bisa jadi itu acuan Race Direction untuk tidak menghukum Marquez pada saat itu.

    “Saya pikir Marc harus mendapat satu poin (pinalty) lagi dalam kejuaraan ini! Karena itulah yang orang suka, “pertarungan ini”! Mereka (penonton) mengatakan “Marc luar biasa”. Kami (penonton) tidak suka dengan pembalap seperti Dani, Lorenzo maupun Stoner yang melesat ke barisan depan dan tidak perlu menampilkan pertempuran bagus”, ujar Lorenzo di Sepang hari ini.

    “Jadi mungkin itu sebagai sebuah insentif untuk hal ini, menajatuhkan poin lebih banyak dalam kejuaraan ini akan memberikan contoh kepada para pembalap Moto2 maupun Moto3 agar membalap seperti itu dan memberikan pertunjukan yang lebih baik bagi para penonton.”

    KOMENTAR