Home MotoGP Sepang, Malaysia Ducati Gunakan Mesin ke-6, Hayden Bakal Start dari Pit-lane

    Ducati Gunakan Mesin ke-6, Hayden Bakal Start dari Pit-lane

    SHARE

    Nicky Hayden, Engine Smoking - MotoGP Sepang 2013 | Pics: Crash.net
    Nicky Hayden, Engine Smoking – MotoGP Sepang 2013 | Pics: Crash.net

    Sepang, MESINBALAP.com – Nasib sial yang menimpa Nicky Hayden di Sepang kemarin ternyata berbuntut panjang dalam tiga balapan berikutya, termasuk Philip Island, Motegi dan Valencia. Mesin Desmo ke-5 Hayden jebol dan ngebul di turn ke-15 menjelang trek lurus panjang dekat garis start, tepat pada lap kedelapan.

    Mesin ke-5 Hayden yang digunakan di Sepang kemarin merupakan mesin barunya, sialnya juga baru dipasang di Sepang. Ducati sendiri sedang menganalisa jarak tempuh mesin lainnya, tapi Hayden mengakui bahwa dia kemungkinan bisa start dari pit lane pada salah satu dari tiga balapan yang tersisa musim ini.

    “Itu merupakan mesin segar saya (mesin baru) dan sangat disayangkan. Di Philip Island nanti kami harus menggunakan mesin tua tapi jarak tempuhnya sudah sangat tinggi, sehingga itu tidak baik. Start dari pit-lane sebagai hukuman karena membuka mesin ke-6 adalah sebuah kemungkinan tapi jelas kami akan melihat apa yang kami miliki” komentar Hayden.

    Pembalap berdarah Amerika ini sudah menghabiskan semua jatah mesinnya, tapi masih ada satu mesin lama dengan sisa jarak tempuh yang sedikit. Hayden pun galau karena sanksi start dari pit-lane sudah menghantui pikirannya, mengingat Philip Island adalah salah satu trek kesukaannya.

    “Saya sudah menggunakan semua jatah mesin saya, jadi kami akan melihat ke belakang dan melihat jarak tempuhnya. Padahal saya berharap sampai akhir musim ini dengan dua mesin ini. Saya tahu bahwa saya punya satu mesin lainnya yang masih bisa digunakan tapi saya tak tahu apakah itu cukup untuk digunakan dalam tiga balapan. Saya benci start dari pit-lane di Philip Island karena itu adalah salah satu trek favorit saya”, lanjutnya.

    Sebelum mesinnya ngebul, Hayden tak menduga jika kerusakan itu terjadi pada mesinnya. Pembalap Ducati ini justru merasa bahwa mesin Yamaha M1 milik Bradley Smith yang jebol karena GAP dirinya dengan Smith cukup dekat. Juga karena sedang dalam mengejar Bradley Smith yang ada di depannya, tak ayal pikiran Hayden tak terfokus pada kondisi mesinnya saat itu.

    “Hal itu mengakibatkan munculnya suara buruk dan saya mendekati Smith di tikungan terakhir dan saya mendengar suara itu. Sepanjang balapan, saya yang paling dekat dengannya, jadi saya berharap bahwa mungkin itu motornya. Namun, ketika saya keluar tikungam, itu jelas bahwa mesin (saya) ngebul. Kami sudah melihat mesin tersebut tetapi tidak memiliki alat untuk memeriksa keseluruhannya, jadi kami akan mengirimnya kembali ke Bologna dan melihat apa yang terjadi”, jelas Hayden.

    KOMENTAR