Home MotoGP Motegi, Jepang Permintaan Lorenzo kepada Race Direction: Marquez Seharusnya Dipinalty Lagi

    Permintaan Lorenzo kepada Race Direction: Marquez Seharusnya Dipinalty Lagi

    SHARE

    lorenzo_marquez
    Motegi, MESINBALAP.com – Insiden senggolan yang terjadi antara Lorenzo dan Marquez di Phillip Island akhir minggu lalu, kini dijadikan alasan banding bagi kubu Yamaha. Lorenzo menilai Marquez seharusnya dipinalti lagi karena manuvernya saat keluar are pit-stop yang mengakibatkan senggolan.

    Strategi rider Yamaha tersebut mungkin saja ingin menggiring Marquez secara terus menerus menuju ke jurang kesalahaan sampai seri akhir di Valencia. Andaikan Marquez dapat satu point pinalty lagi, maka dia akan start dari posisi paling buncit pada balapan Motegi minggu ini karena total point pinalty yang dibawanya menjadi 4 point.

    “Kami meninjau foto-foto insiden tersebut dan pendapat saya berubah. Wilco Zeelenberg dan Massimo Meregalli telah menunjukkan kepada saya bahwa laju saya dan Pedrosa lebih cepat saat itu, jadi dia harus memprioritaskan kita. Jelas itu adalah kesalahan Marc”, ujar Lorenzo.

    Setelah insiden senggolan di Phillip Island tersebut, kubu Yamaha langsung pergi menemui Race Direction dengan tujuan ingin melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dan apakah Marquez layak mendapatkan sanksi pinalty lagi. Sayangnya, hampir semua anggota Race Direction pergi meninggalkan lokasi tersebut setelah mengetahui kedatangan kubu Lorenzo, kecuali hanya Mike Webb yang tampak hadir.

    Yamaha mungkin kecewa karena awalnya mereka berpikir bahwa manuver Marquez tersebut bisa mengakibatkan sanksi pinalty untuknya lagi. Tetapi atas insiden tersebut, Lorenzo pun juga bisa terkena sanksi pinalty.

    “Kedua bos Yamaha tersebut (Wilco Zeelenberg dan Massimo Meregalli) pergi menemui Race Direction untuk menyelediki kasus tersebut. Kita butuh peringatan, sanksi pinalty lagi. Saya tak tahu apakah hal itu bisa menjadi hasilnya. Dan bahkan bisa saja saya mendapatkan sanksi yang sama (seperti Marquez)”, lanjutnya.

    Sumber: GPone

    KOMENTAR