Home MotoGP Motegi, Jepang Mau Basah atau Kering, Marquez Siap Bertarung 100% di Motegi

    Mau Basah atau Kering, Marquez Siap Bertarung 100% di Motegi

    SHARE

    MM93 Phillip Island 2013
    Tochigi, MESINBALAP.com – Pil pahit yang ditelan Marquez di Australia akhir pekan lalu tak lantas membuatnya galau. Sebagai seorang rookie, justru hal tersebut bisa menambah pengalaman balapanya di kelas premier MotoGP.

    Poin Marquez di klasemen akhirnya terpangkas pula, dari 43 menjadi 18 poin. Dan ini tentunya keuntungan besar buat Lorenzo, ditambah dia meraih podium pertama di Phillip Island, otomatis dapat ekstra 25 poin. Namun, apakah momen Lorenzo itu akan terus berlanjut sampai akhir musim ini?

    Faktor “BEJO” memang hal terpenting dalam kehidupan manusia, tapi nyatanya tak selamanya pak bejo datang setiap hari. Dan dalam balapan MotoGP, pak bejo inilah yang selalu dinantikan kedatangannya disaat harapan menipis dan mustahil untuk meraih kemenangan.

    Seluruh kru tim Marquez mengaku bersalah atas diskualifikasi yang menimpa pembalapnya tersebut. Tapi berkat masalah tersebut, kini keinginan timnya agar Marquez meraih gelar juara dunia menjadi semakin kuat dan membantunya menjadi rookie pertama yang menyabet gelar juara dunia di kelas MotoGP sejak Kenny Roberts pada 1978 silam.

    “Hal yang paling penting adalah bahwa kita merupakan sebuah tim, kita semua hanyalah manusia dan siapapun bisa melakukan kesalahan. Motivasi di dalam tim bahkan lebih tinggi daripada sebelumnya dan saya merasa baik dan tim merasa nyaman”, ujar Marquez dengan nada bijaksana.

    Sesi latihan bebas sampai kualifikasi diperkirakan akan berlangsung dalam kondisi trek basah, kemungkinan disertai angin kencang dan hujan deras. Awal pekan ini angin topan yang bernama Francisco sudah diwanti-wanti, tapi diperkirakan tak sampai mengganggu jalannya balapan di area Twin-Ring Motegi.

    “Pastinya saya akan lebih memilih untuk menjalani akhir pekan yang normal dalam kondisi kering. Tapi sepertinya pada hari Jumat dan Sabtu dipastikan akan hujan 100% dan pada hari Minggu seharusnya sudah kering”, lanjut Marquez.

    “Tetapi dalam kondisi basah di Le Mans saya bisa cepat dan perasaan saya tidak begitu buruk. Dalam kondisi hujan sekalipun anda tidak pernah tahu. Hal yang paling penting adalah menyabet gelar juara dunia. Tidak peduli kapan waktunya.”

    “Sekarang Jorge semakin mendekat dan dia membalap sangat bagus di Phillip Island. Kami akan melihat bagaimana mengatur situasinya nanti tetapi ada dua balapan penting yang akan datang dan saya berharap mampu bertarung untuk menyabet kemenangan maupun podium”, pungkasnya.

    KOMENTAR