Home MotoGP Valencia, Spanyol MotoGP Valencia 2013 Jadi Momen Perpisahan Rossi dengan Burgess

    MotoGP Valencia 2013 Jadi Momen Perpisahan Rossi dengan Burgess

    SHARE

    Burgess-Rossi
    Valencia, MESINBALAP.com – Rossi mengumumkan sebuah keputusan mengejutkan dalam sesi konfrensi pers MotoGP Valencia pada hari Kamis kemarin. Jeremy Burgess tak akan bersama Rossi lagi mulai musim depan dan posisinya akan diambil alih oleh kepala mekanik baru, itulah inti dari keputusan Rossi.

    Selama 14 tahun kiprah Rossi di MotoGP selalu didampingi oleh Burgess sejak tahun 2000 silam saat Rossi bergabung dengan Tim Nastro Azzurro Honda. Balapan Valencia akhir pekan ini akan menjadi momen spesial perpisahan antara dirinya dengan sang kepala mekanik tersebut di sirkuit balap. Pembalap Yamaha tersebut mengungkapkan bahwa dia butuh perubahan untuk musim depan.

    “Saya berpikir bahwa tahun depan Jeremy tidak akan menjadi kepala mekanik saya lagi, bukan berarti saya sudah tak senang dengan pekerjaannya. Itu merupakan keputusan yang sangat sulit bagi saya, karena saya memiliki sejarah yang hebat dengan Jeremy. Dia bukan hanya kepala mekanik saya, tapi dia sudah seperti bagian dari keluarga saya. Ayah saya dalam balapan”, ungkap Rossi pada konfrensi pers di Valencia.

    Burgess merupakan kepala mekanik yang paling sukses dalam sejarah MotoGP, selalu berada di belakang Rossi dalam setiap perebutan gelar juara dunia. Namun, usia Burgess saat ini menginjak 60 tahun, terhitung sudah sangat tua bagi seorang kepala mekanik di MotoGP.

    “Tetapi saya memutuskan mulai tahun depan saya harus mengubah sesuatu hal untuk mencoba menemukan motivasi baru dan semangat baru, untuk meningkatkan level saya dan laju saya. Saya pikir ini adalah balapan terakhir kami bersama dengan Jerry”, lanjut Rossi.

    Rossi - Konfrensi Pers Valencia 2013

    Faktor “U” mungkin jadi alasan Rossi untuk menggantinya dengan kepala mekanik baru? Entahlah, bisa jadi iya. Yang jelas bisa saja karena permintaan Yamaha sendiri yang menginginkan ada perubahan struktur dalam kubu Rossi dan mengharuskan Burgess pensiun. Cermati perkataan Rossi berikut:

    “Kami telah berbicara hari ini, saling bertatap muka. Tahun depan sangatlah penting dan saya perlu motivasi baru. Dalam beberapa balapan terakhir, saya merasa ingin bekerja dengan cara yang berbeda. Itu pilihan yang sulit untuk dilakukan. Yamaha telah meminta saya [untuk mempensiunkan Burgess???] beberapa waktu yang lalu, tapi saya memutuskannya baru-baru ini”, kata Rossi lagi.

    Bersama Burgess, banyak pembalap MotoGP yang sukses menyabet gelar juara dunia, mulai dari Wayne Gardner (1 kali), Mick Doohan (5 kali) dan Valentino Rossi (7 kali). Mekanik berdarah Australia tersebut juga pernah bekerja bersama Freddie Spencer, Randy Mamola dan Ron Haslam.

    Burgess memulai karirnya di balap Grand Prix bersama Suzuki pada tahun 1980 silam. Sebelum membelot bersama Rossi ke Yamaha sembilan tahun silam, Burgess sendiri sudah bekerja bersama Honda selama 21 tahun sejak 1983 sampai 2003.

    Rossi-Burgess Yamaha M1

    Berkat jasanya pula kuda besi M1 berubah jadi kompetitif seperti sekarang ini, hingga Yamaha meraih gelar juara dunia pembalap pada 2004 silam setelah paceklik gelar sejak GP 1992.

    Sejak 1992 sampai 2003, Yamaha hanya satu kali meraih gelar juara dunia yakni pada 1992, sedangkan Honda meraih 9 gelar juara dunia dan dua lainnya dipegang Suzuki.

    “Di kepala saya ada gagasan untuk mencoba sesuatu yang baru sekarang. Saya selalu melakukannya dalam karir saya. Tahun depan saya telah mendapatkan perpanjangan kontrak dengan Yamaha, jadi saya haruslah kompetitif. Saya sendiri masih belum tahu siapa yang akan menjadi kepala mekanik baru saya”, pungkas Rossi.

    KOMENTAR