Home MotoGP Valencia, Spanyol Strategi Yamaha Tak Berjalan Mulus, Ini Kata Lorenzo

    Strategi Yamaha Tak Berjalan Mulus, Ini Kata Lorenzo

    SHARE

    Lorenzo Yamaha Valencia
    MESINBALAP.com – Dalam balapan final MotoGP Valencia kemarin, Jorge Lorenzo memacu motornya dengan sangat agresif demi mempertahankan posisinya. Tiap kali Pedrosa mengambil alih posisinya, Lorenzo langsung membalasnya dengan serangan brutal nan agresif. Tetapi strateginya tak berjalan mulus seperti yang diharapkan Yamaha.

    Yamaha menyusun strategi baru usai motor pertama Lorenzo rusak di babak kualifikasi MotoGP Valencia. Lorenzo diperintahkan untuk memperlambat lajunya mulai bendera start dikibarkan dengan tujuan untuk memprovokasi Marquez agar terlibat konfrontasi dengan dirinya.

    “Sebelum akhir pekan kemarin, saya pikir strategi terbaik saya adalah melaju di barisan depan. Tapi kemudian mesin terbaik saya rusak di babak kualifikasi, sehingga kami harus menggunakan mesin lebih lambat. Setelah sesi warm-up, kami berdiskusi dan memutuskan akan menggunakan strategi baru – berusaha memperlambat balapan sejak awal”, ujar Lorenzo kepada Crash.

    Alhasil, jarak lima pembalap terdepan pun sangat rapat dan itu yang dimau tim biru. Sayangnya, Alvaro Bautista dengan cerdiknya menjegal laju The Doctor di belakang Marquez, otomatis Rossi tak punya celah sedikitpun untuk mendekati Marquez, terlebih layout sirkut Valencia terbilang cukup sempit.

    Tenang diposisi ke-3, Marquez tak mau ambil resiko besar untuk meladei laju sang rival hingga balapan usai. Tak lama kemudian Pedrosa mulai masuk perangkap dan terlibat beberapa kali duel sengit dengan Lorenzo.

    Mengantongi tiga kali kemenangan di Valencia, rekan setim Marquez tersebut melancarkan serangan terus menerus untuk menggeser posisi Lorenzo. Namun tak mau ambil pusing, Lorenzo berkali-kali langsung membalasnya dengan agresif hingga Pedrosa terbuang ke pinggir sirkuit pada lap ke-10.

    “Saya berusaha memperlambat laju balapan semaksimal mungkin. Tapi Dani sangatlah kuat dan selalu berhasil melewatiku. Maaf, saya tidak pernah ingin menyenggol setiap pembalap”, lanjutnya.

    KOMENTAR