Home MotoGP Dua Petinggi HRC Terkesima Marquez Mampu Meraih Gelar Juara Dunia

    Dua Petinggi HRC Terkesima Marquez Mampu Meraih Gelar Juara Dunia

    SHARE

    Marc Marquez | Honda RC214V - Foto 1/4
    Valencia, MESINBALAP.com – Sebagai rookie di MotoGP, Marc Marquez memberikan kejutan di tahun pertamanya dengan menyabet gelar juara dunia di usianya yang masih sangat muda – 20 tahun. Dia tumbangkan semua senior-seniornya tanpa ampun, mulai dari Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo hingga Valentino Rossi. Entah ilmu kanuragan macam apa yang dia miliki.

    Semua orang boleh terkejut setelah Marquez meraih gelar juara dunia, tak terkecuali buat dua petinggi HRC. Marquez punya talenta yang luar biasa dipadu dengan motor yang hebat pula. Bukan hanya faktor pacuan yang bikin Marquez sehebat ini, tapi juga karena ilmu kanuragannya. Andaikan hanya karena faktor pacuan saja, tentunya Dani Pedrosa sudah juara dunia sejak 2006 silam. Betul?? :D

    Di sela-sela tes pra-musim MotoGP Valencia Rabu ini, wakil presiden HRC Shuhei Nakamoto dan prinsipal tim Repsol Honda Livio Suppo, keduanya mengaku terkejut dengan prestasi yang diukir Marquez sepanjang musim debutnya tahun ini. Dengan mengukir rekor juara dunia MotoGP termuda sepanjang sejarah, Marquez benar-benar melebihi harapan Honda.

    Marc Marquez | Honda RC214V - Foto 2/4

    “Sebelum musim ini dimulai, kami tidak pernah berharap Marc bisa meraih gelar juara dunia pertamanya tahun ini. Ekspektasi kami, dia akan memenangkan beberapa balapan, tetapi dia juga akan terjatuh”, ujar Shuhei Nakamoto kepada Crash.

    “Dia belajar dengan cepat bagaimana seharusnya memacu mesin MotoGP dan biasanya seorang rookie berjuang untuk mempertahankan catatan waktu hingga akhir balapan, karena motor MotoGP biasanya rakus dalam pemakaian ban. Tapi di Assen Marc sudah paham bagaimana cara menjaga daya tahan ban agar kuat digunakan sampai akhir balapan.”

    Prinsipal Tim Repsol Honda Livio Suppo juga terkesan dengan cara Marquez menyelesaikan musim debutnya tanpa perasaan stress, malah terus tersenyum ketika menghadapi tekanan setelah insiden black-flag di Phillip Island. Suppo yang sebelumnya bekerja dengan Casey Stoner, terus memperhatikan polah tingkah sang rookie tersebut.

    Marc Marquez | Honda RC214V - Foto 3/4

    “Marc mengesankan. Kami berharap dia akan cepat, tapi konsistensinya sudah luar biasa dan caranya dalam menghadapi tekanan baik di Philip Island maupun Valencia. Reaksinya setelah insiden black-flag di Phillip Island sangat mengagumkan, dia tidak stres dan tetap mempertahankan senyuman di wajahnya”, kata Suppo.

    Suppo juga memberikan komentarnya terkait balapan final MotoGP Valencia akhir pekan lalu. Dia mengomentari matangnya cara Marquez dalam menghadapi situasi sulit sepanjang balapan berlangsung dan sama sekali tak terpancing dengan pertarungan di barisan depan melawan Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.

    “Jorge menjalankan strategi yang sangat baik guna memperlambat laju balapan sejak awal, tapi itu tidaklah cukup. Kemudian dia berusaha menekan agar Marc membuat kesalahan, tapi dia tidak melakukannya. Mengesankan bisa melihat seorang pembalap muda sudah begitu matang dan begitu mampu menghadapi situasi yang sulit”, lanjut Om Suppo.

    Marc Marquez | Honda RC214V - Foto 4/4

    Dengan tes pra-musim MotoGP 2014 yang mulai digelar di Valencia sejak Senin kemarin, Marquez dan Honda mulai menyongsong musim balap 2014 dengan sungguh-sungguh. Bahkan, Suppo tak pernah sedikit pun meremehkan tantangan yang dihadapi Honda dari kompetitornya, guna mempertahankan gelar juara dunia pembalap, konstruktor dan tim.

    “Kami senang dengan kedua pembalap kami dan mengharapkan tahun depan dengan cara yang positif. Kami tahu Jorge adalah Jorge, dan kami tahu meskipun Marc meraih gelar juara dunia sebagai seorang rookie, tahun depan tetap akan sulit dan kami akan memulainya dari nol.”

    “[Tahun depan] ada regulasi baru – 20 liter bahan bakar dan ECU baru. Makanya itu akan jadi tantangan besar secara teknis dan juga bagi Dani maupun Marc tetap akan sulit karena kami tahu Jorge adalah kompetitor yang hebat”, tutup Suppo.

    Wahh Suppo terus menerus memuji Lorenzo, ada apa ya? Saya mengendus, sepertinya benar jika HRC tertarik dengan Lorenzo. Tunggu tanggal mainnya. :D

    KOMENTAR