Home MotoGP Lorenzo ke Honda? Ini Dia Pesan Halus Lorenzo Terhadap Nakamoto

    Lorenzo ke Honda? Ini Dia Pesan Halus Lorenzo Terhadap Nakamoto

    SHARE

    Jorge Lorenzo - MotoGP Austin Texas 2013
    Madrid, MESINBALAP.com – Setelah wawancara eksklusif MARCA dengan Shuhei Nakamoto yang dipublikasikan awal pekan ini, surat kabar harian Spanyol tersebut hari ini gantian berbicang-bincang dengan Jorge Lorenzo di Madrid. Banyak hal yang diungkapkan Lorenzo kepada MARCA, termasuk sentilan halus terhadap wakil presiden HRC Shuhei Nakamoto.

    Terkait niat HRC yang ingin ngobrol dengan Lorenzo jelang musim 2015 mendatang, MARCA memberikan beberapa pertanyaan kepada Lorenzo mengenai kemungkinan dia pindah ke Honda untuk musim 2015.

    “Anda tidak bisa mengesampingkan [tawaran yang datang dari) tim manapun. [Kita] tidak pernah tahu apa yang akan terjadi [di masa mendatang] dan dimana anda akan berhenti berlabuh”, ujar Lorenzo yang seakan menyembunyikan beberapa rahasia.

    Tapi tunggu sebentar, perkataan Lorenzo seakan main tarik ulur hati Honda dan Yamaha, dengan kontraknya yang akan berakhir di penghujung tahun 2014. Pembalap kelahiran Palma de Mallorca ini juga masih ingin tinggal di Yamaha Factory Racing dan mengakhiri karirnya bersama pabrikan Iwata tersebut.

    Wawancara Lorenzo dengan MARCA
    Wawancara Lorenzo dengan MARCA

    “Bagi saya, apa yang saya inginkan adalah mengakhiri karir saya di Yamaha dan pensiun menjadi legenda Yamaha. Dan [saya ingin] berusaha mendapatkan gelar juara dunia lagi. Saat ini kami masih meraih dua gelar, tapi akan menyenangkan andaikan bisa mendapatkan lebih banyak gelar [juara dunia] dan menjadi legenda seperti Eddie Lawson, Wayne Rainey dan Kenny Roberts”, lanjut rider asal Spanyol ini.

    Setelah mengungkapkan ingin tinggal di Yamaha, Lorenzo mengancam ingin menggeber pacuan yang lebih kompetitif dan mendesak Yamaha untuk menyempurnakan paket YZR-M1. Nah benar kan, dia mulai main tarik ulur, bukan tarik tambang. :D

    “Tapi saya juga ingin punya motor yang lebih kompetitif, itulah kenapa saya sangat berharap Yamaha mampu membuat motor terbaik untuk Valentino Rossi dan saya.”

    Pembalap berdarah Spanyol ini mengaku kesal karena kehabisan stok mesin baru setelah salah satu unit mesin M1-nya mengalami kerusakan di Jerez. Lorenzo juga kecewa lantaran pengembangan seamless-shift gearbox yang dilakukan Yamaha terbilang lamban, malah baru dipasang di Misano. Padahal kompetitor mereka sudah menggunakannya hampir tiga tahun.

    Yamaha Factory Racing - GP Austin

    “Seandainya saya punya [mesin baru dan seamless-shift gearbox] sejak awal, pastinya akan lebih mudah untuk memenangkan setiap balapan”, kesalnya.

    Lorenzo menekankan sulitnya meraih gelar juara dunia pada saat ini dan timnya menggantungkan harapan terhadap kesalahan yang dilakukan oleh Marc Marquez. Mengenai Pol Espargaró, dirinya juga memberikan sedikit komentar mengenai masuknya pembalap jebolan Moto2 musim ini.

    “Itu sangat, sangatlah sulit dan hampir mustahil untuk memenangkan kejuaraan ini. Kami sangat bergantung terhadap kesalahan yang dilakukan Marc Marquez!! Pol mungkin adalah salah satu kejutan untuk tahun depan, [tapi dia] bisa menjadi lebih baik. Pol bahkan bisa memenangkan balapan jika kondisinya ideal”, pungkas Lorenzo.

    KOMENTAR