Home MotoGP Dorna Dibuat Pusing Teknologi MotoGP Makin Canggih

    Dorna Dibuat Pusing Teknologi MotoGP Makin Canggih

    SHARE

    Marc Marquez - MotoGP Laguna Seca 2013
    MESINBALAP.com – Dominasi pabrikan Jepang macam Honda dan Yamaha memang sangat kuat di MotoGP, tak diragukan lagi rivalitas kedua merek Jepang ini sangat dekat. Tak ayal mbah Dorna pun dibikin pusing tujuh keliling dengan kemajuan teknologi yang tertanam dalam kuda besi RC-V Series dan YZR-M1.

    Kenapa pusing? Jika dilihat dari kaca mata teknologi, hanya Honda dan Yamaha lah yang unggul di MotoGP. Bayangkan Ducati pun tak berkutik sama sekali, bahkan hanya melawan tim satelit dan ngenesnya kadang pula dipermainkan motor-motor CRT macam Aprilia ART. Itu tim pabrikan Ducati bung, bukan tim sembarangan.

    Lantas kenapa regulasi ECU yang sangat ingin direvisi mbah Dorna? Gampangnya, sistem elektronik MotoGP kini sudah jadi peran super vital pada motor prototipe dan itu yang membuat salah satu perbedaan besar dengan motor produksi massal. Makanya harga Electronic Control Unit di MotoGP dipatok sangat mahal.

    Saking canggihnya teknologi di MotoGP, pabrikan lain pun enggan untuk masuk ke MotoGP. Disamping membutuhkan dana yang super gede, pabrikan macam Suzuki, Aprilia dan Kawasaki pasti berpikir seribu kali untuk kembali ke MotoGP. Itulah kenapa Suzuki gak gegabah kembali ke MotoGP, mereka ingin fokus dulu pada development prototipe XRH-1 karena mereka sadar peta persaingan MotoGP sangat ketat.

    Itu juga kenapa mbah Dorna ingin merevisi regulasi ECU dan membuatnya seragam untuk semua tim. Harapannya agar banyak pabrikan lain melirik MotoGP lagi, BMW aja mengkerut nyalinya melihat peta persaingan teknologi roda dua di MotoGP saat ini. Keinginan Dorna ditolak mentah-mentah oleh pabrikan? Jelas itu karena ECU adalah area sensitif untuk dikembangin.

    Salah satu rahasia dibalik RC-V Series ada pada sistem elektronik

    Tetsuhiro Kuwata & Atsuyuki Kobayashi - HRC Electronics Engineer
    Tetsuhiro Kuwata & Atsuyuki Kobayashi – HRC Electronics Engineer

    Gak main-main Honda menancapkan teknologi robot ASIMO pada sistem elektronik RC-V Series dan hal itulah yang membuat RC-V bisa mempelajari karakter pembalap, jadi bukan hanya karakter motor yang jadi fokus utama.

    Makanya diajak ngrebah seperti apapun RC-V tetap stabil, kiri kanan oke jumpalitan pun juga oke, bahkan sampai dengkul Marquez mencium aspal sekalipun dengan sudut kemiringan motor yang tak wajar.

    Honda RC-V Series memanfaatkan teknologi gyroscopic yang sebelumnya tertanam di dalam otak robot ASIMO. Teknologi inilah yang membuat ASIMO bisa berjalan dengan dua kaki, berlari dan bahkan bisa melompat dengan stabilnya layaknya manuasia dan tidak terjatuh. Sensor gyroscopic dari ASIMO bisa merasakan kelakukan RC-V tapi tunggu dulu, kita akan bahas itu lebih lanjut di artikel berikutnya.

    KOMENTAR