Home Ducati Suppo Paham Mengapa Ducati Berminat Terjun ke Open Class

    Suppo Paham Mengapa Ducati Berminat Terjun ke Open Class

    SHARE

    Casey Stoner & Livio Suppo - MotoGP Motegi Jepang 2009
    MESINBALAP.com – Livio Suppo yang pernah menjabat sebagai bos Ducati MotoGP begitu paham mengapa bekas timnya tersebut sangat berminat terjun ke Open class tahun ini. Jagoan Ducati yakni Crutchlow dan Dovizioso sudah digosipkan akhir-akhir ini bakal diterjunkan ke Open class. Alasan fundamental menurut Gigi Dall’Igna adalah bahwa Ducati sekarang sangat perlu pengembangan dan terlihat konyol jika terus bertahan dalam status factory.

    Tapi lebih konyol lagi jika semua pembalap Ducati berbondong-bondong terjun ke Open class. Pasalnya selain Dovi dan Crutchlow, dua pembalap Ducati lainnya dari Pramac Racing juga digosipkan bakal ikut campur di kelas baru tersebut termasuk Andrea Iannone dan Yonny Hernandez. Dan kabarnya keempat pembalap itu bakal dibekali motor prototipe berspesifikasi pabrikan, kan Open class boleh pakai prototipe.

    Dengan bergabung ke format Open class, maka pabrikan Bologna tersebut akan terbebas dari jeratan pembekuan mesin yang digulirkan untuk format pabrikan. Bonus 12 mesin per musim pun juga bakal diberikan oleh Dorna, plus dapat subsidi bahan bakar 24 liter lebih banyak daripada tim pabrikan. Wooww… baru tau kan kalau subsidi BBM itu ternyata gak cuma di negara kita, tapi di balap kelas premier pun subsidi BBM juga ada. Belum lagi suplai donat buntar yang lebih lembut coy.  :mrgreen:

    Ducati Desmosedici GP14 - Sepang 2014

    Pengembangan Ducati juga jadi lebih bebas dengan kelonggaran 12 mesin per musim, lantaran setiap perubahan dan modifikasi mesin diperbolehkan di Open class sepanjang musim berjalan. Sedangkan untuk format factory dilarang keras dan mesin bakal disegel sejak awal musim. Suppo yang kini menjadi prinsipal tim Repsol Honda di HRC menilai bahwa Ducati sudah berjuang mati-matian dengan format factory, tapi hasilnya masih kalah telak dengan pabrikan Jepang. Makanya Open class dilirik mereka, lantaran mereka juga galau terus terusan berada dalam status factory.

    “Suka atau tidak tapi target suatu pabrik adalah menjadi sekompetitif mungkin dan pada saat ini Ducati tidak dalam situasi yang gampang. Performa tahun lalu adalah yang terburuk bagi Ducati sejak debut mereka pada tahun 2003. Saya mengerti mereka berjuang mati-matian untuk memperbaikinya dan memanfaatkan kesempatan menggunakan Open Class untuk meningkatkan potensi mereka, ini dapat dimengerti”, ujar Suppo.

    Sumber: MCN

    KOMENTAR