Home MotoGP Karena Ducati, Dorna Sodorkan Kelas Baru “Factory 2”! Pabrikan Jepang Gerah

    Karena Ducati, Dorna Sodorkan Kelas Baru “Factory 2”! Pabrikan Jepang Gerah

    SHARE

    Pramac Racing Ducati GP14
    MESINBALAP.com – Keputusan mendadak Ducati beralih ke Open class rupanya menuai banyak kontroversi dan protes dari pabrikan Jepang. Siapa, Honda kah? Bukan hanya Honda yang protes, tapi juga Yamaha – disini ditekankan “Pabrikan Jepang”!

    Honda lebih banyak protes karena mereka adalah perwakilan MSMA, maka wajar saja, itu karena mereka harus menyampaikan saran dan masukan dari anggota MSMA, termasuk Yamaha. MSMA pada dasarnya dibentuk oleh pabrikan Jepang.

    Jepang tak terima lantaran Ducati mengeksploitasi regulasi Open class untuk kepentingan mereka dengan kedok butuh pengembangan motor. Awalnya regulasi Open class dicanangkan untuk membantu tim privater atau kelas bawah agar bisa bersaing dengan pembalap barisan depan. Ya, ada kata “Membantu” dan biayanya pun harus hemat, makanya digunakan ECU tunggal.

    Tapi apa Ducati berhemat di Open class? Jelas tidak mungkin, software ECU baru dari Magneti Marelli yang dibawa dalam tes Sepang kemarin jauh lebih canggih dan rumit pula, serta didasarkan pada software ECU Ducati. Itu juga atas permintaan Ducati sendiri kepada Magneti Marelli. Gak heran karena antara Ducati dengan Magneti Marelli punya kedekatan khusus, bahkan terbilang spesial. Lantas tak ada bedanya donk dengan tim pabrikan yang mengembangkan piranti ECU canggih?

    Pada November tahun lalu Honda dan Yamaha ogah membantu Magneti Marelli dalam mengembangkan software Open class tersebut, hanya Ducati saja yang sutuju. Ducati bukan pemain kecil, mereka sudah jadi milik Audi yang berada dibawah naungan Grup Volkswagen. Lamborghini, Porsche, Bentley, Bugatti, SEAT dan Skoda itu semuanya adalah perusahaan mobil milik Grup Volkswagen.

    Nah soal regulasi Factory 2 class, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta mengatakan bahwa suplai bahan bakar akan dipotong dari 24 liter menjadi 22,5 liter dan jatah mesin bukan 12 lagi, tapi 9 mesin selama satu musim. Jatah 20 liter BBM dan 5 mesin/musim untuk kelas pabrikan beneran, sedangkan 24 liter dan 12 mesin untuk Open class. Regulasi baru ini akan dirilis secara resmi pada 11 Maret mendatang.

    Dibentuknya Factory 2 class juga karena menanggapi langkah Ducati beralih ke Open class. Jadi akan ada tiga kasta berbeda di kelas premier MotoGP, termasuk Open class, Factory 2 class dan Factory class. Ducati akan naik status ke Factory 2 class jika dalam tiga race berturut-turut mereka mampu meraih podium 1, 2 atau 3.

    Mumet sing moco, mumet sing nules, mergo kakekan aturan ndrooo…  :mrgreen:

    Sumber: Motor.as.com via Crash.net

    KOMENTAR