Home Balap Motor Ketika Sang Raja Motorsport Tak Berani Turun ke Lintasan Balap

    Ketika Sang Raja Motorsport Tak Berani Turun ke Lintasan Balap

    SHARE

    New Yamaha V-ixion Lightning Special MotoGP Edition
    MESINBALAP.com – Memang sangat disayangkan sekali keputusan Yamaha untuk tidak menurunkan New V-ixion Lightning di lintasan balap. Padahal banyak yang menantikan sang SOHC V-ixion melawan mesin DOHC dari dua pabrikan sebelah. Keputusan YIMM tersebut menimbulkan banyak kontroversi. Disatu sisi, orang-orang akan mencibir Yamaha takut mesin SOHC V-ixion dikacangin CB150R dan Satria FU.

    Tapi disisi lain, keputusan YIMM ini mungkin tepat bagi divisi marketing-nya. Efeknya jualan bisa jeblok jika V-ixion jadi bulan-bulanan di Indroprix 150cc, tapi kalau menang bisa meningkatkan pamor bahwa mesin SOHC mereka lebih mumpuni dibanding mesin DOHC merek sebelah. Efeknya jualan bisa meroket, apalagi ditambah kampanye iklan yang sip.

    Namun, ini bukan hanya soal mesin SOHC melawan DOHC, lagipula Yamaha R15 juga pakai mesin SOHC, tapi dengan girboks 6-speed. Nah ini yang jadi tanda tanya, apa komponen yang dipakai NVL itu tak sebagus R15?? Entahlah itu rahasia Yamaha. Market Yamaha Vixion kini terus digerogoti oleh Honda CB150R SF, andaikan Vixion kalah di kejurnas 150cc maka grafik jualan lama-lama ndlosor. Lantaran kompetitor pasti memanfaatkan momentum kemenangannya di Indoprix dengan membuatkan kampanye iklan untuk produknya.

    Kalau mau dibilang, sebenarnya Indroprix 150cc itu ajang yang pas buat arena pembuktian ketangguhan New Yamaha V-ixion Lightning dan Honda CB150R StreetFire. Suzuki memaksakan ikut dengan Satria FU miliknya, tapi okelah soalnya mau gimana lagi kan hanya itu yang jadi ujung tombak penualan motor Suzuki saat ini. Bisa dimaklumi. Lagi pula market share Suzuki tak sebesar Honda dan Yamaha, terlebih launching produk baru pun tak sedrastis kedua rivalnya itu.

    Yamaha R15 versi balap

    Yamaha YZF-R15 belum resmi dirilis di negeri ini tapi siap diterjunkan balap dengan Yamaha Racing Team Indonesia (YRT 2014) yang baru saja dibentuk beberapa hari yang lalu. Kalau kalah tak begitu bermasalah dalam hal jualan, lantaran belum dirilis. Tapi kalau R15 menang, mungkin bisa jadi senjata kampanye iklan teknologi MotoGP dengan menggunakan mesin yang sama seperti NVL, waduhhh ngeri-ngeri sedap nyo. Pamor NVL bakal didongkrak oleh Yamaha R15.

    Jadi dengan teknologi MotoGP yang digendong NVL, kenapa YIMM ragu menerjunkan motor tersebut ke lintasan balap? Harusnya mereka sigap dan langsung melihat peluang itu – menjadikan Indroprix 150cc sebagai ajang pembuktian teknologi MotoGP yang benar-benar digendong Yamaha Vixion. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Yamaha terkesan ogah-ogahan dengan NVL di Indroprix.

    KOMENTAR