Home MotoGP Jelang MotoGP Qatar: Ambisi Aleix Espargaro Luar Biasa Tinggi

    Jelang MotoGP Qatar: Ambisi Aleix Espargaro Luar Biasa Tinggi

    SHARE

    Aleix Espargaro Tes Qatar 2014
    MESINBALAP.com – Aleix Espargaro disinyalir bakal jadi kuda hitam Yamaha sepanjang musim balap MotoGP tahun ini. Terjun di Open class bersama NGM Forward Racing, kakak kandung Pol Espargaro ini punya ambisi dan target yang luar biasa tinggi. Tak tanggung-tanggung dia mengumbar akan mengalahkan rider satelit MotoGP dan harus sedekat mungkin dengan empat rider pabrikan Honda dan Yamaha.

    Aleix mencanangkan target harus bisa berada di posisi ke-5 di belakang empat pembalap resmi, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Itu sama saja Aleix menantang empat pembalap satelit dari Honda dan Yamaha. Tapi itu normal, lantaran Aleix tampil kompetitif sepanjang sesi tes pra-musim MotoGP 2014.

    Berbekal pacuan prototipe Yamaha M1 dengan sasis FTR, mantan rider Aprilia ART ini dapat kelonggaran dengan 24 liter bahan bakar, ban belakang lunak dan 12 mesin per musim. Semua rider Open class menerima bonus yang sama seperti Aleix, tapi Yamaha kabarnya hanya akan menyuplai 5 mesin saja. ECU Magneti Marelli wajib dipasang di pacuan Open class, termasuk hardware dan softwarenya.

    “Saya merasa benar-benar baik dan saya senang dengan segala sesuatu yang telah terjadi. Saya benar-benar merasa positif karena hasil tes sudah bagus dan saya tidak sungguh-sungguh berharap bisa berada dalam level yang tinggi”, ujar Aleix Espargaro kepada MCN.

    Aleix Espargaro

    Terkejut dengan hasil tes pra-musim di Sepang, Aleix bahkan sempat gak bisa tidur seperti orang yang lagi kasmaran. Banyak yang memprediksi jika mantan rider CRT ini bakal beberapa kali naik podium pada gelaran MotoGP tahun ini.

    “Hari pertama tes Sepang 1 merupakan kejutan besar karena saya finish di urutan ketiga atau keempat, dan saya benar-benar dekat dengan pembalap papan atas. Dan ketika saya kembali ke hotel malam itu, saya bahkan tidak bisa tidur”, lanjutnya.

    “Tapi setelah berlalu beberapa hari semuanya mulai menjadi lebih normal kembali dan saya benar-benar dekat dengan pembalap top di semua sesi pengujian. Motornya bagus dan potensi paketnya sangat tinggi. Sehingga pekerjaan saya adalah mencoba dan tetap berusaha sedekat mungkin dengan motor pabrikan.”

    “Hampir mustahil untuk mengalahkan empat pacuan resmi dari Yamaha dan Honda. Finish di posisi kelima juga hampir tidak mungkin tapi tujuan dan mimpi saya adalah menjadi pembalap pertama setelah empat pembalap resmi (Marquez, Lorenzo, Rossi dan Pedrosa). Saya tahu itu akan benar-benar sulit, tetapi ini adalah target saya”, ujarnya dengan semangat.

    KOMENTAR