Home MotoGP Losail, Qatar Jelang FP4: Marquez Optimis, “yang Paling Penting Balapannya”

    Jelang FP4: Marquez Optimis, “yang Paling Penting Balapannya”

    SHARE

    Marc Marquez - FP3 MotoGP Qatar 2014
    MESINBALAP.com – Jagoan Repsol Honda Marc Marquez masih bisa sering tampil sepanjang latihan bebas MotoGP Qatar 2014 kemarin. Meskipun didera rasa sakit pada pergelangan kakinya, Marc terus meningkatkan catatan waktunya di FP2 dan FP3 Jum’at kemarin.

    Repsol Honda mengatakan bahwa pembalap bernomor 93 tersebut menggunakan sedikit obat penghilang rasa sakit dalam latihan bebas kemarin, tapi tanpa disuntik bu dokter. Alhasil Marquez mampu menyelesaikan total 32 lap di latihan bebas ke-2 dan ke-3 dan bertengger di posisi lima besar.

    Di sesi FP2, pembalap asal Spanyol ini membukukan waktu lap 1 menit 55.607 detik dengan GAP +0.618 detik dari Aleix Espargaro yang berada di posisi pertama. Lantas di FP3 Marc sempurnakan catatan waktunya menjadi 1 menit 55.446 detik dan masih tetap di tempat ke-5.

    “Hari berjalan cukup baik. Meskipun catatan waktu tidak menjadi tinggi, saya senang karena kakiku terasa jauh lebih baik dibandingkan kemarin. Kami akan melihat apakah besok akan melanjutkan dengan cara ini, karena saya punya sedikit tenaga saat ini dan sedikit rasa sakit”, tegas Marc Marquez dalam rilis yang dikeluarkan Honda.

    Set-up pacuan Honda RCV-nya terus disempurnakan mekaniknya, sembari meluweskan gaya balapnya yang terkesan merebah dengan dengkul hampir mencium aspal. Marquez memprediksi bahwa jalannya sesi kualifikasi besok akan sulit, lantaran rider Open class diberi pasokan ban ekstra lembut. Tapi Marc bilang itu gak penting bro, yang paling penting balapannya.

    “Kami juga sudah menyempurnakan set-up kami, meskipun kami masih punya waktu untuk melakukan perbaikan pada pacuan dan juga diriku sendiri. Besok kami akan terus bekerja dengan cara yang sama dengan fokus pada balapan. Kualifikasi akan menjadi sulit karena pembalap Open class mendapatkan pasokan ban lebih lembut, tapi yang paling penting balapan-nya bro”, ceplosnya.

    KOMENTAR