Home MotoGP Bridgestone: Lorenzo Terlalu Banyak Ngomel Soal Ban

    Bridgestone: Lorenzo Terlalu Banyak Ngomel Soal Ban

    SHARE

    Lorenzo
    MESINBALAP.com – Jorge Lorenzo adalah salah satu pembalap yang paling banter ngomelnya soal performa ban baru Bridgestone di seri MotoGP Qatar kemarin. Pembalap Yamaha ini mengeluhkan soal buruknya cengkeraman ban belakang baru yang dipasok oleh produsen ban merek Jepang tersebut.

    Lorenzo sendiri sampai mengutaran, “saya tidak pernah mengambil resiko sebanyak yang saya lakukan di Qatar. Karena omelan pedas ini pula Bridgestone angkat bicara melalui Thomas Scholz selaku Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport.

    “Lorenzo mengendarai banteng mati di sekitar arena. Dua minggu yang lalu kami sudah bilang kepadanya di Australia bahwa kami mengakui masalah ban berkompon medium itu, yang juga telah digunakan di tes Sepang. Dan kami akan melakukan sesuatu.”, ujar Thomas Scholz kepada Speedweek.

    “(Di tes pra-musim Sepang) kami tidak menyadari jika pembalap Yamaha mengalami banyak masalah. Untungnya pembalap Honda tidak terlalu bermasalah. Tapi di sini di Qatar Stefan Bradl dan Bautista kurang senang dengan grip ban, Pedrosa juga. Hampir semua merasakannya.”

    Lorenzo tidak terlalu mengeluhkan soal performa ban Bridgestone saat menjalani uji coba ban di sirkuit Phillip Island beberapa waktu yang lalu. Malah tiga hari sesi tes di Phillip Island diborong Lorenzo semuanya.

    Thomas Scholz, Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport
    Thomas Scholz, Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport

    “Kami mengajak Lorenzo ke Australia (tes ban) karena dia selalu begitu berlebihan saat mengomel. Makanya kami bilang kepadanya, kami sudah mengidentifikasi masalah tersebut”, tambah Kepala Koordinator Bridgestone Motorsport itu, yang asli orang Jerman.

    Bridgestone sendiri juga sudah merespon keluhan Lorenzo di Qatar kemarin dan mereka sudah menemukan solusi dari masalah grip ban tersebut. Di seri MotoGP Le Mans nanti Bridgestone mengatakan akan membawa ban medium berkompon baru, lantaran menurut mereka masalah grip ban di sirkuit Le Mans mungkin akan sama dengan Losail Qatar.

    “Kami sudah berpikir tentang hal itu dan sudah menemukan solusinya. Tapi kami perlu merencanakan dan melakukan pengiriman sampai delapan minggu. Kami sudah merespon (keluhan) Lorenzo. Untuk Le Mans, kami akan membawa perubahan dalam kompon ban medium. Tapi kami tidak melakukan ini hanya untuk dia saja, tapi untuk semua pembalap, termasuk Ducati, Honda dan pembalap Open class.”

    “Kami sudah menjelaskan segala sesuatunya kepadanya, dia super bahagia setelah tes ban di Australia. Dua minggu kemudian dia berada di Qatar dan melupakan semuanya itu. Dia memarahi kami seperti wanita penjual ikan, bukannya fokus pada latihan. Karena semua pembalap mengalami masalah ini”, tegas Scholz.

    KOMENTAR