Home MotoGP Austin, Texas MotoGP Austin 2014: Lorenzo Mengaku Galau dan Tak Bisa Berpikir

    MotoGP Austin 2014: Lorenzo Mengaku Galau dan Tak Bisa Berpikir

    SHARE

    Aksi Jump Start Lorenzo di Austin
    MESINBALAP.com – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo melakukan kesalahan terbesar dalam balapan MotoGP Austin dini hari tadi. Teknik jump start yang dilakukan punggawa Movistar Yamaha tersebut sontak membuatnya masuk ke pit-lane, alih-alih ingin melesat duluan ke depan.

    Atas hal itulah Lorenzo meminta maaf kepada timnya lantaran dia mengaku telah menghancurkan balapannya sendiri. Pembalap kelahiran Mallorca tersebut mengaku galau alias bimbang bin bingung, malah dia mengaku tak bisa berpikir.

    Niat hati Lorenzo ingin melesat ke depan duluan dan melejit semaksimal mungkin, seperti strategi yang sebelumnya biasa dipakai Lorenzo. Tapi ia akui hal itu sebagai kesalahan terbesarnya di awal balapan dan nyaris saja berakhir baginya.

    “Saya tak bisa berpikir dan galau (bimbang/bingung) dan saya melakukan kesalahan besar di awal balapan. Saya hanya berusaha melesat semaksimal mungkin (di awal balapan), setelah itu mendapatkan hasil terbaik. Tapi balapan itu hampir saja berakhir bagi saya”, komentara Lorenzo.

    Kegalauan itu dialami Lorenzo lantaran tensi persaingan antar pembalap di race MotoGP Austin dini hari tadi sangat panas dan menegangkan. Bahkan nyaris bisa menyebabkan kesalahan di tikungan pertama dan menyebabkan cidera, menurut Lorenzo. Waww… ada mbak Sefty lagi. Mungkin teringat kecelakaan di kelas Moto2.

    “Saya ingin meminta maaf kepada tim karena saya telah menghancurkan balapan saya sendiri, tetapi setidaknya saya tidak terjatuh. Karena itu sebuah situasi tegang yang sulit dan sangat mudah melakukan kesalahan dan mengalami cedera”, tambahnya.

    Lorenzo juga mengakui bahwa seri Austin kali ini bukan akhir pekan yang bagus bagi Yamaha. Tapi dia mengaku beruntung lantaran bisa finish tanpa terjatuh lagi.

    “Untungnya saya finish di balapan itu dan mendapat poin pertama saya di kejuaraan ini tapi jelas itu bukanlah akhir pekan kami”, tutup Jorge.

    KOMENTAR