Home MotoGP Argentina MotoGP Argentina 2014: Strategi Ban Keras Marquez Bikin Lawan Sempoyongan

    MotoGP Argentina 2014: Strategi Ban Keras Marquez Bikin Lawan Sempoyongan

    SHARE

    Marquez, P1 GP Argentina
    MESINBALAP.com – Benar saja apa yang dikatakan Marc Marquez sebelumnya, jika kunci balapan di MotoGP Argentina adalah manajemen ban. Mengandalkan ban depan-belakang berkompon keras, pembalap Repsol Honda ini sukses membekuk Jorge Lorenzo ketika balapan menyisakan sekitar 8 lap.

    Mengawali balapan dari posisi terdepan, Marquez tak lantas melesat ke barisan terdepan. Justru dia berjibaku dengan pembalap di belakang lantaran startnya terlihat kurang bagus. Pasukan Ducati malah melesat ke depan, hingga akhirnya dikampleng Jorge Lorenzo.

    Otomatis Lorenzo memimpin jalannya balapan dalam rentang waktu yang cukup lama. Sedangkan Marquez secara perlahan menghajar pembalap lainnya, satu persatu dia kalahkan. Kemudian bocah sakti ini mulai mendekati Lorenzo dan terus menempelnya hingga beberapa lap.

    “Saya banyak menikmatinya, terutama di awal pertempuran dengan semua pembalap. Kami saling salip menyalip, saya tidak tahu berapa kali hal itu terjadi tapi itu begitu bagus! Saya menikmatinya, tapi itu cukup berisiko besar dan saya melihat Jorge mulai membuka celah”, komentar Marquez kepada Crash.

    Barulah saat balapan tersisa 10 lap, Marquez mulai mengencangkan laju motornya dan terus meneror Lorenzo dari belakang. Hingga sampailah di trek lurus terpanjang, Lorenzo tertangkap basah dan dibekuk Marquez tepat di tikungan ke-5 dari sisi dalam.

    “Jadi saya mencoba menangkapnya, kemudian ketika saya berada di belakangnya saya mengikutinya hingga beberapa lap. Dengan sembilan putaran tersisa, saya mulai mendorongnya lebih karena saya melihat Dani datang dan kemudian saya terus menjaga jarak”, tambah Marc.

    Lorenzo pun sempoyongan di lap-lap akhir, lantaran dia menggunakan ban berkompon medium yang terbukti cepat di awal balapan tapi pasti kedodoran di lap-lap akhir. Sedangkan Marquez terlihat lebih sabar dengan menggunakan ban keras.

    “Kunci untuk balapan ini adalah mengelola ban dengan baik, terutama ban belakang”, tutupnya.

    KOMENTAR