Home MotoGP Argentina MotoGP Argentina 2014: Rossi Akui Melakukan Kesalahan, Bradl Kena Semprot

    MotoGP Argentina 2014: Rossi Akui Melakukan Kesalahan, Bradl Kena Semprot

    SHARE

    Valentino Rossi, P4 MotoGP Argentina
    MESINBALAP.com – Valentino Rossi harus puas finish di posisi keempat dalam seri ke-3 MotoGP Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu 27/04/2014, waktu setempat. Masalah kinerja ban Bridgestone tak lagi dikeluhkan Rossi selama balapan berlangsung.

    Justru Vale mengakui melakukan kesalahan sejak lap pertama, hingga akhirnya Stefan Bradl pun kena semprot juga. Start dari posisi ke-6, Rossi di akhir balapan tidak bisa fight dengan tiga pembalap barisan depan.

    Di awal-awal lomba dia harus berjibaku dengan banyak pembalap di belakang, sama halnya seperti yang dialami Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Hingga kemudian aksi overtake nekad yang dilakukan Bradl terhadap Rossi terjadi saat balapan masih tersisa 21 lap.

    “Saya sebenarnya punya potensi dan kecepatan (yang bagus) untuk merebut podium dan terutama bertarung melawan tiga pembalap di depan”, komentar Rossi dalam rilis Movistar Yamaha.

    Akibatnya Rossi pun melebarkan pacuannya ke pinggir sirkuit ketika jagoan LCR Honda menyalipnya dari sisi dalam tikungan. Apa yang dilakukan Bradl terlihat mirip seperti aksi overtake Rossi kala dirinya masih muda dulu. Pun demikian, Rossi mengakui jika dirinya memang salah perhitungan.

    Rossi, Jelang Race Argentina

    “Sayangnya di lap pertama saya sudah melakukan kesalahan dan kalah sedikit, tetapi saya kehilangan tempat lagi ketika Bradl melakukan kesalahan”, tambahnya.

    Soal aksi Bradl tersebut, Rossi melontarkan komentarnya jika lawannya itu melakukan pengereman terlalu dalam yang memaksa dirinya melebar ke pinggir trek. Akibatnya Rossi tertinggal dua detik dari pembalap terdepan

    “Dia tiba terlalu dalam saat melakukan pengereman dan dia mendorong saya keluar dari trek dan saya kehilangan dua detik pada lap itu”, tutup Rossi.

    Namun, The Doctor mampu membalas serangan Bradl itu dan merebut kembali posisi keempat dari genggaman lawannya. Sayangnya, Rossi kerepotan ketika harus mengejar Pedrosa yang terus melesatkan laju motornya secara konsisten.

    KOMENTAR